Kadin Harap Prasasti Center Jadi Jembatan Dunia Usaha dan Pemerintah
Kadin Harap Prasasti Jadi Jembatan Aspirasi Pengusaha ke Pemerintah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap kehadiran Prasasti Center for Policy Studies yang diluncurkan di Jakarta, Senin (30/6/2025).
Lembaga think tank independen ini dinilai dapat memainkan peran strategis sebagai jembatan antara dunia usaha dan pemerintah, khususnya dalam merumuskan kebijakan yang mendorong iklim investasi nasional.
Baca Juga
Prasasti Sebut Investasi Jadi Kunci Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%
Wakil Ketua Umum Koordinator (WKUK) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Kadin Carmelita Hartoto menyebut, Prasasti bisa menjadi mitra penting untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan pelaku usaha secara lebih terstruktur.
“Kami sangat mendukung karena ini diperlukan. Kadang-kadang kami mengalami kesulitan berbicara langsung kepada pemerintah,” ujarnya dalam panel diskusi peluncuran Prasasti.
Carmelita menjelaskan, selama ini banyak regulasi yang dinilai tidak sepadan dengan kebutuhan dunia usaha di lapangan. Kehadiran Prasasti diharapkan bisa menjadi penyambung lidah pelaku usaha ke pemangku kebijakan, baik melalui dialog maupun kajian berbasis data.
Baca Juga
Bidik Rasio Penerimaan Negara hingga 18%, Adik Prabowo Akui 8 Kali Konsultasi dengan Bank Dunia
Menurutnya, kolaborasi antara Prasasti dan Kadin dapat memperkuat posisi dunia usaha dalam proses penyusunan kebijakan publik. Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya kepastian hukum sebagai faktor utama yang masih menghambat partisipasi pengusaha dalam proyek-proyek kerja sama dengan pemerintah.
“Tidak cukup hanya dengan deregulasi, tetapi juga kepastian hukum. Banyak teman-teman yang takut kolaborasi karena akhirnya bisa kena masalah hukum,” tegasnya.
Dia menyebut bahwa kepastian hukum yang lemah bukan hanya merugikan pengusaha dalam negeri, tetapi berpotensi menghambat minat investor asing. Ia menekankan perlunya jaminan dan skema kerja sama yang jelas agar kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dapat berjalan aman dan efektif.
Carmelita menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi ketenagakerjaan yang membuat generasi muda cenderung mencari peluang ke luar negeri. Menurutnya, kepastian hukum dan lingkungan kerja adil dapat membuat talenta muda bertahan dan berkarya di dalam negeri.
“Mereka bukan hanya mengharapkan gaji, tetapi juga jaminan dalam bekerja agar tidak terseret masalah saat menjalankan tugas,” ujarnya.
Prasasti Center for Policy Studies merupakan lembaga think tank nasional independen yang didedikasikan untuk riset strategis dan inovasi kebijakan di bidang ekonomi, geopolitik, dan kebijakan publik.
Kadin berharap Prasasti dapat menjadi mitra strategis dalam menyuarakan kebutuhan dunia usaha dan memperkuat konektivitas antara pelaku bisnis dan pembuat kebijakan.

