Untuk Capai Target Pertumbuhan 8%, Menkeu Ingin Belanja Investasi Tumbuh di Atas 5%
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan harapannya untuk terus meningkatkan pertumbuhan investasi. Ia berharap pertumbuhan pembentuk modal tetap bruto atau investasi bisa mendekati 7% hingga 8%.
“Saya berharap kita mampu menumbuhkan investasi di atas 5% atau bahkan seharusnya mendekati 7% atau 8%. Jika pertumbuhan ekonomi ingin tumbuh sebesar 8%, investasi perlu tumbuh lebih kuat dan tinggi,” kata Sri Mulyani saat Mandiri Investment Forum (MIF) 2025, di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (11/2/2025).
Mengacu Badan Pusat Statistik (BPS), belanja investasi atau Pembentuk Modal Tetap Bruto (PMTB) hanya tumbuh 4,61% pada 2024. Dengan pertumbuhan tersebut, PMTB memiliki distribusi sebesar 29,15%.
Sri Mulyani mengakui pertumbuhan ekonomi pada 2024 tak dapat mencapai target karena pengaruh melandainya ekspor pada paruh kedua. Sementara itu, impor meningkat pada kuartal terakhir.
Baca Juga
Investasi Asing Bakal Dongkrak Pembiayaan Infrastruktur Hampir Rp 700 T
Selain itu, eks Direktur Pelaksana Bank Dunia, melihat pelemahan ekonomi global yang menjadi faktor eksternal telah merambah ke ekonomi domestik. “Itu juga menciptakan tekanan,” ucap dia.
Meski demikian, Sri Mulyani bersyukur bahwa permintaan domestik masih terus tumbuh. Itu menjadi salah satu faktor bagaimana kebijakan fiskal memegang peranan yang sangat penting dan signifikan.
“Untuk menahan siklus, sebagai counter cyclical, dan menjaga masyarakat miskin dan rentan,” ucap dia.
Sri Mulyani menegaskan pemerintah tidak hanya mengandal kebijakan moneter tradisional. Namun, sebagian besar keputusan yang diambil melalui kebijakan non-konvensional di mana kebijakan fiskal memegang peranan penting.
“Sangat penting untuk menstabilkan harga dan memberi insentif pemerintah daerah yang mampu menjaga stabilitas harga dan inflasi rendah sebagai salah satu indikator terpenting kinerja mereka,” kata dia.

