Kurs Rupiah Dibuka Menguat Awal Pekan
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah dibuka menguat dalam perdagangan awal pekan, Senin (18/11/2024). Dilansir Yahoo Finance, kurs rupiah menguat 15 poin (0.09%) ke level Rp 15.834/USD. Adapun Yahoo Finance sebelumnya mencatat kurs rupiah ditutup di posisi Rp 15,849/USD.
Menurut Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro, investor tengah menyerap data yang menunjukkan sedikit percepatan harga produsen Amerika Serikat (AS) untuk Oktober 2024, dengan PPI inti melampaui ekspektasi, yang semakin memperumit prospek penurunan suku bunga. Harga produsen naik sebesar 0,2% per bulan pada Oktober, sesuai dengan perkiraan dan meningkat menjadi 2,4% per tahun, sedikit di atas perkiraan 2,3%.
"Minggu ini, AS akan relatif tenang, dengan sorotan pada data PMI manufaktur dan jasa, bersama dengan pembaruan pasar perumahan seperti izin bangunan, pembangunan rumah, dan penjualan rumah yang sudah ada," kata Andry dalam keterangannya, Senin (18/11/2024).
Sementara di sisi kebijakan moneter, pidato pejabat Federal Reserve dan Presiden ECB Christine Lagarde akan menarik perhatian, seperti juga keputusan suku bunga dari China, Turki, dan Afrika Selatan serta Risalah Rapat RBA.
Adapun kurs Bank Mandiri mencatat mata uang Rupiah pada Jumat (15/11), mata uang Garuda tidak berubah di level Rp15.855/USD (terdepresiasi 3,0% ytd). Sedangkan rupiah terhadap dolar AS hari ini diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp 15.834/USD dan Rp 15.928/USD.

