Pemerintah Kembali Tarik Rp 22 Triliun dari Lelang SUN Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah kembali menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) pada 17 September 2024. Terdapat tujuh seri SUN yang dilelang pemerintah pada hari ini, yakni SPN03241218, SPN12250918, FR0104, FR0103, FR0098, FR0097, dan FR0102.
Dari lelang yang berlangsung, sebagaimana dilansir laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, terdapat Rp 63,7 triliun penawaran yang masuk. Dari total penawaran yang masuk, pemerintah memenangkan Rp 22 triliun.
Penawaran tertinggi pada SUN seri FR0103 sebesar Rp 26,19 triliun. Dari total penawaran yang masuk, pemerintah memenangkan Rp 7,45 triliun.
Baca Juga
Astra Sedaya Finance Terbitkan Obligasi Rp 2,6 Triliun, Tawarkan Kupon hingga 6,70%
Pemerintah memutuskan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan pada seri ini sebesar 6,52940%, dengan tingkat kupon 6,75000%. Seri FR0103 akan jatuh tempo pada 15 Juli 2035.
Penawaran tertinggi kedua yaitu seri SUN FR0104, dengan penawaran Rp 16,02 triliun. Dari seri ini, pemerintah memenangkan sebesar Rp 7,35 triliun.
Pemerintah memutuskan imbal hasil rata-rata untuk seri tersebut sebesar 6,40625% dengan tingkat kupon 6,50000%. Seri ini akan jatuh tempo pada 15 Juli 2030.
Seri FR0098 juga menarik sejumlah investor masuk. Penawaran investor pada seri ini sebesar Rp 5,435 triliun, dan pemerintah memutuskan untuk menerima Rp 2,35 triliun.
Seri FR0098 diputuskan memiliki imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,66987%. Tingkat kupon untuk seri yang jatuh tempo pada 15 Juni 2038 itu mencapai 7,12500%.
Baca Juga
Berapa Lelang SRBI Raup Dana Lagi? Semester II, Modal Asing Masuk Rp 130 Triliun
Sementara, seri FR0097 mencatatkan penawaran sebesar Rp 5,08 triliun. Pemerintah memutuskan untuk menarik Rp 2,3 triliun dari penawaran yang muncul.
Seri tersebut memiliki imbal hasil yang dimenangkan sebesar 6,76910%, dengan tingkat kupon 7,12500%. Jatuh tempo untuk seri ini pada 15 Juni 2043.
Seri FR0102 tercatat memiliki penawaran sebesar Rp 3,14 triliun. Pemerintah memenangkan sebesar Rp 2,55 triliun. Seri ini memiliki imbal hasil rata-rata 6,83962%, dengan tingkat kupon 6,87500%. Jatuh tempo seri ini pada 15 Juli 2054.
Pemerintah juga mengeluarkan dua Surat Perbendaharaan Negara (SPN) yaitu SPN03241218 dan SPN12250918. Dua SPN ini memiliki penawaran masing-masing Rp 3,56 triliun dan Rp 4,27 triliun. Namun, pemerintah tidak menarik penawaran dari dua seri SPN itu.
"Rencananya, pemerintah akan menerbitkan SUN tersebut pada 19 September 2024," papar Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu.

