Lelang SRBI Raup Rp 12 Triliun, Asing Net Buy Saham Rp 1 Triliun Senin
JAKARTA, investortrust.id – Dana asing terus mengalir masuk ke pasar saham domestik, dengan mencatatkan net buy Rp 1,19 triliun pada Senin (2/9/2024) di Bursa Efek Indonesia. Ini melanjutkan aksi beli bersih superjumbo Rp 11,21 triliun oleh non-resident pada Jumat lalu (30/8/2024).
Pada Jumat lalu, Bank Indonesia juga melakukan lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Meski suku bunga terus diturunkan hingga level 7,03% untuk yang bertenor 6 bulan, namun instrumen BI ini masih menyerap dana Rp 12 triliun, di tengah tren indeks dolar Amerika Serikat terus merosot. Menurut BI, penerbitan SRBI bertujuan untuk mendukung aliran masuk modal asing ke dalam negeri guna menjaga nilai tukar rupiah, meski instrumen ini bisa dibeli baik oleh non-resident maupun resident.
Sementara itu, berdasarkan data BEI, sepanjang Agustus lalu asing mencatatkan pembelian bersih saham menembus Rp 28,77 triliun. “Sedangkan secara year to date, asing mencatatkan net buy saham sekitar Rp 28,92 triliun. Ini setara US$ 1,86 miliar,” papar BEI dalam keterangan di Jakarta pada Senin sore.
Baca Juga
Agustus, Beli Bersih SBN Rp 38 T
Di pasar Surat Berharga Negara (SBN), data terbaru yang dirilis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) adalah transaksi pada Kamis lalu (29/8/2024). Non-resident melakukan beli neto Rp 0,06 triliun di pasar SBN rupiah yang dapat diperdagangkan.
Sepanjang Agustus hingga Kamis lalu, asing mencatatkan pembelian bersih Rp 38,18 triliun di SBN rupiah yang dapat diperdagangkan. Sedangkan secara year to date hingga Kamis lalu, asing mencatatkan pembelian bersih Rp 4,23 triliun.
Baca Juga
Harga Emas Antam Stabil di Rp 1.420.000 per Gram, Termurah Rp 760.000
Lelang SRBI Bunga Tertinggi 7,17%
Berdasarkan data BI, lelang SRBI pada 30 Agustrus 2024 meraih dana Rp 12 triliun, dengan transaksi terbanyak Rp 10,7 triliun pada tenor 12 bulan. Suku bunganya tertinggi yakni 7,17%.
Berikutnya adalah SRBI tenor 9 bulan dengan suku bunga 7,12%. Transaksi senilai Rp 1 triliun.
Sisanya SRBI tenor 6 bulan dengan suku bunga 7,03%. Transaksi senilai Rp 0,3 triliun.

