Jelang Pergantian Presiden, Pemerintah Siapkan 3 Arah RKP 2025
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah sedang menyiapkan tiga arah rencana kerja pemerintah (RKP) 2025. Deputi Bidang Ekonomi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Amalia Adininggar Widyaninggar menyebut tiga arah kebijakan yang jadi tumpuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.
“Tiga arah RKP itu jadi untuk mengakselerasi growth. Kita membutuhkan pengembangan SDM berkualitas, infrastruktur yang berkelanjutan, dan memastikan ekonomi yang inklusif,” kata Amalia di kantor Asian Development Bank (ADB), Jakarta, Jumat (8/3/2024).
Amalia mengatakan tahun 2025 bakal menjadi gerbang bagi transisi dan percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Jadi transisi ini, 2025 menjadi awal pintu gerbang untuk menyiapkan menuju Indonesia emas 2045, jadi sudah kita combine,” ujar dia.
Baca Juga
Target Investasi hanya Naik 6,06% Tahun 2025, Ini Alasan Pemerintah
Amalia mengatakan selain menyiakan RKP, pemerintah juga tengah menyusun asumsi dasar makro KEM-PPKF 2025. Seperti diketahui dalam asumsi dasar makro KEM-PPKF 2025 tersebut pertumbuhan ekonomi ditargetkan pada kisaran 5,3%-5,6%. Sementara itu, inflasi berada pada kisaran 2,5% plus minus 1% dan nilai tukar rupiah ditetapkan Rp15.000-15.400 per US$.
Adapun harga minyak mentah (Indonesia Crude Price/ICP) berkisar di antara US$ 75-85 per barel. Pemerintah juga menetapkan lifting minyak yaitu 583-605 ribu barel per hari dan lifting gas 1.000-1.045 juta barel setara minyak per hari. Suku Bunga SBN 10 tahun di kisaran 6,5%-7,0%.
“Asumsi makro juga sudah kita rumuskan, dan tema RKP 2025 adalah akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ucapnya.
Baca Juga
Target Bauran EBT Indonesia Dipangkas Jadi 17%-19% Tahun 2025
Kementerian PPN/Bappenas telah mulai menyusun RKP 2025 bertema Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan. RKP 2025 ini difokuskan untuk menjangkau target Indonesia Emas 2045.
“Tahapan pembangunan jangka menengah pertama dalam mencapai sasaran visi Indonesia Emas 2045 difokuskan pada penguatan fondasi transformasi,” kata Menteri PPN/Bappenas, Suharso Monoarfa.
Suharso mengatakan RKP 2025 bakal menjadi panduan dalam perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan pembangunan di seluruh Indonesia. RKP 2025 juga menekankan percepatan infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) hingga reformasi pengelolaan sampah.
Baca Juga
Kemenko Perekonomian Sebut Nilai Ekonomi Digital RI Bisa Tembus US$ 109 Miliar Tahun 2025
“Ekonomi inklusif dan berkelanjutan diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas, menurunkan ketimpangan, dan menciptakan produk-produk ramah lingkungan,” kata dia.

