The Fed Pertahankan Bunga, Kurs Rupiah Menguat Kamis Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis (1/8/2024) pagi. Dilansir dari Yahoo Finance, pada pukul 10.00 WIB, kurs rupiah menguat 10 poin ke level Rp 16.244/USD, dibanding pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di posisi Rp 16.254/USD.
Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro mengatakan indeks dolar AS jatuh, dipicu oleh kebijakan The Fed yang mempertahankan suku bunga acuan Fed Funds Rate. Langkah ini mendorong rupiah tampil menguat terhadap dolar AS.
Baca Juga
Harga Emas Antam Melambung Rp 21.000 per Gram, Jual atau Beli?
"Dolar mengalami penurunan paling besar terhadap yen. Ini karena Bank of Japan menaikkan suku bunga dan mengumumkan rencana untuk memperlambat program pembelian obligasi," kata Andry dalam keterangan di Jakarta, Kamis (1/8/2024).
Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga jangka pendek tetap stabil, tetapi mencatat bahwa inflasi semakin mendekati targetnya 2%. Hai ini membuka pintu bagi penurunan suku bunga ke depan.
"Itu pernyataan Bank Sentral AS yang disampaikan pada hari Rabu (31/7/2024) waktu setempat. Dengan demikian, suku bunga utama The Fed masih bertahan pada 5,2505,5%," paparnya.
Baca Juga
Pemimpin Hamas Terbunuh di Teheran, Minyak Mentah AS Melonjak 4%
Kemarin, Bank Mandiri mencatat kurs rupiah terapresiasi sebesar 0,25% menjadi Rp 16.260/USD. Namun, rupiah masih terdepresiasi sebesar 5,60% ytd.
Sedangkan untuk perdagangan hari ini, kurs rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif di kisaran Rp 16.184 - Rp 16.270 per dolar AS.

