Rupiah Relatif Stabil
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bergerak relatif stabil pada perdagangan Kamis (18/7/2024) siang, di tengah sentimen data produksi manufaktur AS menunjukkan kenaikan yang mendorong indeks dolar menguat. Berdasarkan data RTI, rupiah di level 16.127/USD pada pukul 12.19 WIB dibanding sehari sebelumnya Rp 16.086/USD.
Sebelumnya, pada perdagangan valas di pasar spot yang dilansir Yahoo Finance, hingga pukul 09.30 WIB, kurs mata uang Garuda terhadap greenback di posisi Rp 16.160/USD. Sementara itu, indeks dolar AS bergerak menguat 0,04 poin atau 0,04% ke posisi 103,79 Kamis siang ini.
Menurut Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro, sorotan pelaku pasar kini juga tertuju pada rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan pemilihan umum (pemilu) presiden Amerika Serikat. "Kandidat Presiden AS berikutnya, Donald Trump, kini difavoritkan untuk memenangkan pemilu bulan November. Ia menyatakan Taiwan harus membayar AS untuk perlindungan dan menuduh Taiwan mencuri bisnis semikonduktor Amerika," kata Andry dalam analisisnya, Jakarta, Kamis (18/7/2024).
Baca Juga
Sementara itu, data produksi manufaktur di AS menunjukkan kenaikan 0,4% (month on month) di Juni 2024. Ini mengalahkan ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan sebesar 0,2%.
"Indeks manufaktur tahan lama AS tidak berubah. Indeks manufaktur tidak tahan lama meningkat 0,8%, dan indeks penerbitan dan penerbangan meningkat 0,9%," paparnya.
Baca Juga
Terdorong Kabar Pelantikan Wamenkeu dan Emiten Prajogo, IHSG Sesi I Melambung 1,02%
Produksi industri di negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu tercatat naik 0,6% (mom) di Juni 2024. Output manufaktur, yang mencakup 78% dari total produksi, naik 0,4%.
