Berhasil Rebound, Kurs Rupiah Ditutup Rp 16.256/USD
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berhasil rebound, dan ditutup menguat pada perdagangan Rabu (10/7/2024) sore. Berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), kurs rupiah menguat 25 poin ke level Rp 16.256/USD dibandingkan posisi hari sebelumnya.
Dari pantauan pasar spot valas yang dilansir Yahoo Finance, mata uang Garuda juga bergerak menguat tipis. Hingga pukul 17.00 WIB, kurs rupiah menguat 9 poin ke level Rp 16.235/USD, dibanding pada perdagangan hari sebelumnya di posisi Rp 16.244/USD.
Ekonom Senior PT Bank Permata Tbk Faisal Rachman mengungkap, kurs rupiah sempat melemah ke level Rp 16.290/USD saat pembukaan perdagangan pagi tadi, berdasarkan kurs Bank Permata. Namun, kemudian, bergerak menguat terbatas hingga perdagangan Rabu sore. "Melemahnya rupiah pagi tadi akibat sentimen dari pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell semalam yang dianggap masih cenderung hawkish," katanya kepada Investortrust.id, Rabu (10/7/2024).
Baca Juga
Asing Net Sell Rp 168,86 Miliar, Berikut Daftar Lima Saham yang Dilepas
Perubahan Sentimen
Ia membeberkan, sepanjang sesi perdagangan hari ini terjadi perubahan sentimen dari para investor. Para investor belakangan menganggap pernyataan Powell cenderung netral terkait arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat, The Fed.
Powell menyinggung soal pemotongan suku bunga 'tidak tepat', sampai tingkat inflasi dengan keyakinan lebih besar menuju sasaran 2% di negara dengan perekonomian terbesar itu. Di sisi lain, ia menyampaikan, pemotongan suku bunga yang terlambat dapat melemahkan perekonomian secara berlebihan.
"Akhirnya, rupiah hari ini berhasil ditutup menguat terbatas 0,03% ke level Rp 16.240/USD (berdasarkan kurs Bank Permata)," tutur Faisal Rachman.
Baca Juga
Penjualan Mobil Semester I-2024 Loyo, Gaikindo Bakal Ubah Target?

