Komisi VII DPR Setujui Anggaran Kementerian ESDM Tahun 2025 Sebesar Rp 9,38 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Komisi VII DPR RI menyetujui Rencana Kerja & Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) untuk Tahun Anggaran (TA) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 2025 sebesar Rp 9,38 triliun.
"Komisi VII DPR RI menyetujui pagu indikatif RKA-K/L Kementerian ESDM tahun anggaran 2025 dengan anggaran Rp 9.385.203.737.000," kata Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eddy Soeparno dalam kesimpulan Rapat Kerja (Raker) dengan Kementerian ESDM pada Rabu (19/6/2024) di Komplek Parlemen, Jakarta Pusat.
Dengan disetujuinya pagu indikatif 2025 Kementerian ESDM, Eddy meminta kementerian tersebut untuk tahun anggaran 2025 dan paling lambat diselesaikan pada bulan Desember 2024. Dia juga meminta Kementerian ESDM untuk memprioritaskan program yang memberikan dampak langsung terhadap masyarakat.
Baca Juga
Pemerintah Targetkan Ladang Gas Raksasa Blok Masela Beroperasi Mulai 2030
Anggaran tersebut akan didistribusikan ke setiap unit-unit di lingkungan Kementerian ESDM, antara lain Sekretariat Jenderal sebesar Rp 553,65 miliar, Inspektorat Jenderal sebesar Rp 138,60 miliar, Ditjen Minyak dan Gas Bumi sebesar Rp 4.846,18 miliar, Ditjen Ketenagalistrikan sebesar Rp 496,05 miliar, Ditjen Mineral dan Batubara sebesar Rp 735,95 miliar.
Kemudian, Dewan Energi Nasional sebesar Rp 63,77 miliar, BPSDM ESDM sebesar Rp 617,903 miliar, Badan Geologi sebesar Rp929,61 miliar, BPH Migas sebesar Rp 254,29 miliar, Ditjen EBTKE sebesar Rp 657,02 miliar, dan BPMA sebesar Rp 92,12 miliar.
Sebesar 55,3% atau Rp 5,19 triliun dari Pagu Indikatif 2025 dialokasikan untuk infrastruktur dan survei sumber daya alam. Proyek-proyek ini mencakup pembangunan Pipa Cisem Tahap II, BPBL, PLTS Penunjang, PLTS, PLTMH, PLTM, mitigasi bencana geologi, dan pos pengamatan gunung api.
Baca Juga
Menteri ESDM Geram Smelter Bauksit Tak Kunjung Rampung, Cuma Jadi Lapangan Bola
Pada kesempatan yang sama, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengapresiasi dukungan anggota Komisi VII dalam membahas Penetapan RAPBN 2025 dan RKA K/L tahun 2025 Kementerian ESDM.
"Kami telah memperhatikan seluruh masukan dari bapak ibu sekalian selama melakukan pembahasan baik dengan kami maupun pejabat Kementerian ESDM dan akan segera kami tindaklanjuti agar seluruh permasalahan yang kita bahas hari ini dapat segera kita selesaikan untuk memberi solusi terbaik," ujarnya.

