Komponen Inti Mengalami Inflasi Mei, Komponen Diatur Pemerintah Deflasi
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik mencatat pada Mei 2024 terjadi deflasi 0,03% month to month (mtm), inflasi secara tahun kalender (year to date) 1,16%, dan inflasi year on year 2,84%. Komponen inti mengalami inflasi secara mtm, sedangkan komponen harga diatur pemerintah dan komponen harga bergejolak mengalami deflasi.
“Menurut komponen, pada Mei 2024 secara mtm, komponen inti mengalami inflasi sebesar 0,17%, dengan andil inflasi sebesar 0,11%. Komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi komponen inti adalah emas perhiasan, gula pasir, kue kering berminyak, dan biaya sewa rumah,” kata Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (3/6/2024).
Baca Juga
Sementara itu, sebelumnya, pada April 2024, terjadi inflasi umum mtm sebesar 0,25%. Inflasi ytd April 2024 sebesar 1,19% dan inflasi yoy 3,00%.
"Secara umum, di bulan Mei 2024 terjadi deflasi, dengan penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,4 pada April 2024 menjadi 106,7, terutama didorong oleh beras. Sebelumnya, deflasi terakhir kali terjadi Agustus 2023," imbuhnya.
Deflasi Komponen Diatur Pemerintah 0,13%
Amalia menjelaskan lebih lanjut, komponen harga diatur pemerintah mengalami deflasi sebesar 0,13%. Andil deflasinya sebesar 0,02%.
“Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi komponen ini, pada Mei 2024 secara mtm, adalah tarif angkutan antarkota. Selain itu tarif angkutan udara, dan tarif kereta api,” ucap Amalia.
Deflasi Komponen Harga Bergejolak 0,69%
Amalia menyebut, komponen harga bergejolak mengalami deflasi sebesar 0,69%. Andil deflasinya sebesar 0,12%.
“Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi komponen harga bergejolak, pada Mei 2024 secara mtm, adalah beras, daging ayam ras, tomat, dan cabai rawit,” ujarnya.
| Inflasi Indonesia sesuai target. Infografis: Diolah Riset Investortrust. |
Baca Juga

