Bos Bulog Pamer Cadangan Beras Dikuasai Pemerintah 1,85 Juta Ton
KARAWANG, investortrust.id - Cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikuasai oleh Perum Bulog hingga saat ini sebanyak 1,85 juta ton. Namun, Direktur Utama Bulog Bayu Krisnamurthi menyebut stok itu akan segera berkurang.
Pasalnya, stok cadangan beras yang dikuasai pemerintah tersebut dalam waktu dekat akan segera disalurkan, untuk bantuan sosial pangan berupa beras pada periode April, Mei, dan Juni 2024. "Stok 1,85 juta ton untuk cadangan beras, tapi dugaan saya mungkin minggu ini atau minggu depan sedikit turun, karena bantuan pangan akan disalurkan," ucapnya di Sentra Penggilingan Padi Bulog, Karawang, Jawa Barat, Senin (20/5/2024).
Baca Juga
Jokowi Sebut Impor Beras Tak Sampai 5% dari Kebutuhan Nasional
Serapan Beras Petani 535 Ribu Ton
Lebih lanjut, Bos Bulog itu mencatat, serapan beras petani dari panen raya padi musim tanam (MT) I sebanyak 535 ribu ton beras. Ini setara dengan 1.050.000 ton gabah kering panen.
"Jadi kalau digabung 535 ribu ton setara beras, atau 1,05 juta ton setara gabah," tutur Bayu.
Baca Juga
Bapanas Ungkap Harga Beras Masih Meroket di Sejumlah Wilayah, Ini Penyebabnya!
Bayu juga menargetkan Perum Bulog menyerap beras dari panen raya musim tanam pertama tahun ini sebanyak 600 ribu ton. Namun, ia mengatakan target tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan masa produksi pada 2023.
,
"Kami memperkirakan sampai dengan akhir pengadaan MT I, kami akan bisa mendapatkan lebih dari 600 ribu ton setara beras. Itu angka yang lebih tinggi dibandingkan 2022, sedikit lebih rendah dibandingkan 2023," tandasnya.

