PDB Maluku-Papua Tumbuh Tertinggi Tembus 12,15%
JAKARTA, investortrust.id – Maluku dan Papua yang menarik banyak investasi di bidang hilirisasi mampu mencatatkan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) paling tinggi hingga menembus 12,15% pada triwulan I-2024. Sementara itu, Pulau Jawa masih menunjukkan dominasi secara spasial dalam perekonomian Indonesia, dengan mencatat peranan 57,70% terhadap PDB. Namun, pertumbuhannya melambat menjadi 4,84% dibanding triwulan I-2023 (year on year).
Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia A Widyasanti mengatakan, perekonomian Indonesia berdasarkan besaran PDB atas dasar harga berlaku triwulan I-2024 mencapai Rp 5.288,3 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 Rp 3.112,9 triliun. Dengan didukung industri pengolahan sebagai pendorong darı sisi lapangan usaha, ekonomi Indonesia triwulan I-2024 tumbuh sebesar 5,11% yoy, namun terkontraksi 0,83% secara quarter to quarter.
“Secara spasial, pertumbuhan ekonomi melambat di sejumlah wilayah seperti Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Sedangkan di Pulau Kalimantan, Maluku dan Papua, serta Bali dan Nusa Tenggara menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang menguat pada kuartal-I 2024,” katanya saat merilis data PDB RI kuartal I-2024, Senin (6/5).
| Pertumbuhan ekonomi dan kontribusi produk domestik regional bruto (PDRB) triwulan I-2024. Infogrfis: diolah Riset Investortrust. |
Baca Juga
Triwulan I Tumbuh 5,11%, Industri Pengolahan Jadi Pendorong Sisi Lapangan Usaha
Amalia menjelaskan, PDB Maluku dan Papua tumbuh tertinggi 12,15% atau dua kali lipat lebih dari pertumbuhan nasional pada triwulan I-2024. Sedangkan kontribusinya sebesar 2,62%.
“Sedangkan setelah Jawa, kontribusi terbesar kedua terhadap PDB adalah Pulau Sumatera. Kontribusinya terhadap PDB mencapai 21,85%,” kata dia.
Ia menjelaskan lebih lanjut, ekonomi Sumatera tumbuh sebesar 4,24% dan Kalimantan 6,17%. Sulawesi mencatatkan pertumbuhan 6,35%, sedangkan Bali dan Nusra dengan pertumbuhan 5,07%.
Baca Juga
Realisasi Investasi Hilirisasi Tembus Rp 75,8 Triliun Triwulan I

