Triwulan I Tumbuh 5,11%, Industri Pengolahan Jadi Pendorong Sisi Lapangan Usaha
JAKARTA, investortrust.id – Industri pengolahan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I-2024 yang mencapai 5,11% year on year (yoy), darı sisi lapangan usaha. Perekonomian masih didominasi oleh industri pengolahan sebanyak 19,28% atau Rp 1.019,6 triliun dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku triwulan lalu yang mencapai Rp 5.288,3 triliun. Sementara itu, PDB atas dasar harga konstan (tahun 2010) senilai Rp 3.112,9 triliun.
Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, pertumbuhan ekonomi kuartal I ini merupakan pertumbuhan kuartal I tertinggi selama periode 2019-2024. "Dari sisi produksi, lapangan usaha secara tahunan (yoy) mengalami pertumbuhan positif, dengan pemberi kontribusi besar adalah industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan pertambangan. Pengolahan memberikan kontribusi 19,28%, perdagangan 13,15%, pertanian 11,61%, konstruksi 10,23%, dan pertambangan 9,34%. Total kelima lapangan usaha tersebut mencakup 63,61% dari kontribusi PDB,” kata Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti saat mengumumkan pertumbuhan PDB kuartal I-2024 di Jakarta, Senin (6/5/2024).
| Industri pengolahan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I-2024 yang mencapai 5,11% year on year (yoy), darı sisi lapangan usaha. Infografis: diolah Riset Investortrust. |
Jika dilihat sumber pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2024, industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan terbesar 0,86%. Sumber pertumbuhan ini, kata Amalia, lebih besar dari triwulan IV-2023 namun lebih kecil dari triwulan-I 2023.
Amalia menjelaskan lebih lanjut, pertumbuhan ekonomi juga ditopang lapangan usaha lain. Ini antara lain, konstruksi dengan sumber pertumbuhan 0,73%, pertambangan 0,68% dan perdagangan 0,6%.
"Sementara itu, ekonomi Indonesia pada kuartal I-2024 terhadap kuartal sebelumnya (quarter to quarter/qtq) terkontraksi 0,83%," imbuh dia.
Tumbuh Tertinggi Administrasi Pemerintah
Amalia juga menjelaskan, industri pengolahan mencatatkan pertumbuhan 4,13% yoy pada kuartal I-2024. Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah administrasi pemerintah yang mencapai 18,88%.
Sedangkan lapangan usaha pertanian terkontraksi 3,54%. Hal ini karena penurunan produksi pertanian pada awal tahun 2024, khususnya tanaman pangan karena fenomena El Nino.
Baca Juga
Bila PDB Sesuai Ekspektasi, Saham TLKM, ASTRA, dan BBRI Dapat Kembali Melambung

