Hari Buruh, Tantangan Bonus Demografi, dan Globalisasi
Oleh Sarman Simanjorang,
wakil ketua Umum Kadin Indonesia dan
Anggota Dewan Pengupahan Nasional
INVESTORTRUST.ID - Peringatan Hari Buruh di mata Kadin Indonesia adalah kesempatan untuk membangun dialog dan kolaborasi yang intens, guna memperkuat perekonomian Indonesia. Selain itu, untuk menjamin kesejahteraan yang inklusif, termasuk bagi segenap buruh dan pekerja di Indonesia.
Momentum Hari Buruh menjadi saat yang tepat untuk berdialog dan membangun kolaborasi yang erat, antara pengusaha, buruh, dan pekerja. Kadin Indonesia pun memperkuat komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan buruh, plus menjamin tidak ada satu pun yang tertinggal dari pembangunan yang inklusif.
Baca Juga
Momentum May Day, Elemen Buruh Tegaskan Terima Hasil Pemilu 2024
Langkah solutif harus dikedepankan untuk memastikan buruh dan pekerja mendapat tempat yang layak, di tengah tantangan ekonomi nasional yang semakin dinamis dan kompetisi di pasar tenaga kerja yang kian ketat. Tantangan berat makin terasa di era globalisasi dan revolusi industri 4.0 saat ini.
Itulah sebabnya, kehadiran platform kadinfornaker.id patut diapresiasi. Portal yang sudah beroperasi sejak tahun lalu itu menjadi salah satu tonggak pencapaian dari dialog dan kolaborasi intensif antara pengusaha, buruh, dan pekerja.
Pendampingan dan Bursa Kerja Luas
Langkah strategis yang diambil Kadin Indonesia adalah menyediakan kesempatan pembelajaran, pendampingan, dan bursa kerja yang luas, bagi para buruh dan pekerja di seluruh Indonesia. Ini agar pekerja dapat terus beradaptasi dengan tuntutan dan tren industri serta dunia kerja yang makin dinamis.
Peningkatan SDM, penguasaan teknologi tenaga kerja, dan budaya kerja yang cerdas harus dikedepankan untuk menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia Industri. Daya saing tenaga kerja Indonesia akan ditentukam sejauh kita mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi terkini. Hal ini menjadi sesuatu yang perlu diperhatikan pada perayaan Hari Buruh tahun ini.
Yang tidak kalah penting, di peringatan Hari Buruh, adalah bagaimana kita berkolaborasi menjawab tantangan bonus demografi yang sudah di depan mata. Serikat pekerja/buruh harus melakukan kajian, serta menyusun ide dan gagasan bagaimana agar bonus demografi nanti mampu dimanfaatkan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi kita, sehingga menjadi modal yang kuat untuk mencapai Indonesia Emas 20245. Sebaliknya, jika bonus demografi tidak bisa kita kelelola secara produktif, maka akan menjadi beban negara dan akan memiliki dampak sosial di tengah kehidupan masyarakat.
Baca Juga
Momentum Hari Buruh: Karyawan Harus Jadi Target Utama Program CSR
Pelaku usaha berharap peringatan Hari Buruh tahun ini dijadikan momentum untuk melihat berbagai tantangan tenaga kerja kita ke depan, dan proaktif memberikan solusi dan strategi mengatasi tantangan tersebut. Dengan semangat kolaborasi, kita akan mampu menjawab bersama berbagai tantangan tenaga kerja dan dunia usaha, di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tekanan dan dampak geopolitik yang juga belum mereda.
Selamat memperingati Hari Buruh untuk para pekerja Indonesia. ***

