IHSG Potensi Rebound, Cek Rekomendasi Saham JPFA, EXCL, CUAN, dan MYOR
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan rebound, dengan pergerakan di range 7.024-7.135. Tim Riset InvestasiKu merekomendasi sejumlah saham layak dicermati investor, yakni JPFA, EXCL, CUAN, MYOR, dan DSNG.
“IHSG pada perdagangan Jumat, 26 April 2024, bergerak anomali dengan bursa regional Asia. IHSG justru terkoreksi signifikan sebesar 1,67% ke level 7.036,” kata analis Cheril Tanuwijaya membeberkan hasil analisis Tim Riset InvestasiKu, Jakarta, Senin (29/4/2024).
Baca Juga
Pelemahan yang terjadi disebabkan oleh berlanjutnya sentimen negatif dari pelemahan nilai tukar rupiah. Selain itu, sikap wait and see pelaku pasar pada bantuan fiskal pemerintah pasca kenaikan suku bunga Bank Indonesia.
Di sisi lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan produk domestik bruto (PDB) Kuartal I-2024 Indonesia akan tumbuh 5,17% year on year (yoy). Proyeksi tersebut mendekati asumsi pertumbuhan ekonomi tahun 2024 yang sebesar 5,2%.
“Asumsi ini didukung oleh PMI Manufaktur Indonesia yang terus ekspansif dan IKK yang stabil. Selain itu, kuatnya konsumsi yang ditunjukan oleh Mandiri Spending Index di level 46,9,” ujar head of research Mega Capital Sekuritas ini.
Baca Juga
Secara sektoral, 11 sektor mencatatkan pelemahan, dengan indeks harga saham sektor siklikal, kesehatan, dan bahan baku anjlok lebih dari 2%. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 2,16 triliun dengan 5 saham yang paling banyak dijual yaitu BBRI, TLKM, AMMN, ASII, dan UNTR.
Bursa Saham Global Rebound
Sementara itu, indeks bursa saham global kompak rebound, Jumat lalu waktu setempat. Rilis kinerja emitennya menjadi penopang penguatannya.
"Hasil rilis kinerja perusahaan teknologi mega cap (Alphabet dan Microsoft) yang melampaui estimasi berhasil membuat indeks Nasdaq menguat 1,4%. Musim rilis kinerja yang baik juga berlangsung di Eropa, saham-saham di sektor perbankan Inggris menguat ke level tertinggi dalam 9 tahun terakhir, ditopang oleh hasil rilis kinerja perbankan kuartal I-2024 yang tumbuh lebih baik dari perkiraan," ucapnya.

