Ketidakpastian Global Tinggi, Pengusaha Minta Pemerintah Jaga Kondusivitas Iklim Investasi
JAKARTA, investortrust.id - Di tengah ketidakpastian global tinggi tahun 2024, pengusaha berharap pemerintah benar-benar menjaga kondusivitas iklim investasi dan bisnis. Selain itu, memperbaiki daya saing ekonomi dan mengupayakan pemilu 2024 berjalan baik.
Hal itu dikatakan Koordinator Wakil Ketua Umum Bidang Maritim, Investasi, dan Hubungan Internasional Kadin Indonesia Shinta W Kamdani, dalam Seminar Investortrust Economic Outlook 2024 bertema “Investasi dan Sektor Bisnis yang Bertumbuh di Tahun Politik”, di Jakarta, Kamis (25/01/2024).
“Kondusivitas itu mengenai regulasi dan perizinan yang baik, yang merupakan kunci dalam kondisi yang tidak pasti saat ini. Ini sesuatu yang diharapkan dilakukan oleh pemerintah. Karena, biasanya kalau tahun pemilu, lebih banyak melakukan kebijakan populis, nah ini harus sangat berhati-hati. Dalam kondisi yang sulit, harus benar-benar memegang bahwa kondusivitas iklim usaha dan investasi itu sangat penting,” katanya.
Perbaiki Daya Saing
Pengusaha juga menilai daya saing Indonesia masih menjadi masalah. Hal ini harus diperbaiki.
“Ini karena daya saing seperti dibandingkan dengan negara tetangga, bahkan seperti Vietnam dan Thailand, masih punya sejumlah kendala. Daya saing ini mencakup beberapa faktor. Pertama adalah cost of doing business di Indonesia masih banyak yang lebih tinggi. Ini seperti energy cost RI, labor cost termasuk tertinggi se-ASEAN. Ini bukan hanya aspek di 2024, tetapi merupakan ongoing yang harus diperhatikan pemerintah, untuk mencapai daya saing yang baik,” tandasnya.
Baca Juga
Realisasi Investasi Tembus Rp 1.418 Triliun di 2023, Sektor Sekunder Sumbang 52%
Sumber daya manusia (SDM) kita juga harus diperhatikan. Pasalnya, investasi yang masuk ke Indonesia di 7 tahun terakhir sudah mundur dari padat karya ke padat modal.
“Ini menjadi aspek yang penting, karena kita tidak cukup dalam penyerapan tenaga kerja. Hal ini menjadi perhatian, karena bonus demografi yang Indonesia cuma punya 10 tahun akan menjadi masalah, terutama dengan teknologi, modernisasi, dan lain-lain yang keluar. Ini terutama SDM Indonesia yang lebih low skill, kita juga harus bisa tingkatkan skill-nya,” kata Shinta.
Kekhawatiran Kerusuhan
Pemilu juga menjadi pendukung dan aspek penting dalam perekonomian Indonesia 2024. Pengusaha menginginkan smooth transition kepemimpinan, pemilu jangan menimbulkan kerusuhan.
“Image negatifnya Indonesia di ketakutan kerusuhan. Hal ini adalah pekerjaan rumah kita bersama, bagaimana supaya pemilu bisa berjalan dengan lancar, berapa pun rondenya. Supaya Indonesia bisa menunjukkan kepada dunia luar bahwa memang Indonesia ini tetap akan menjadi leader untuk bisa menjaga economy drivers di 2024,” ucapnya.

