Jelang Pengumuman Pertemuan Dewan Gubernur BI, Rupiah Ditutup Melemah
JAKARTA, Investortrust.id - Jelang pengumuman hasil pertemuan Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Rabu (21/2/2024) esok hari, nilai tukar mata uang rupiah kembali melemah pada penutupan perdagangan Selasa (20/2/2024) sore ini. Sempat melemah 35 poin, mata uang rupiah ditutup tergelincir 29 poin ke level Rp15.660 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis rupiah Ibrahim Assuaibi memperkirakan BI akan tetap menahan suku bunga acuan atau BI rate di level 6%. Menurut Ibrahim, prediksi BI mempertahankan suku bunga tersebut lantaran inflasi dalam negeri saat ini tetap terjaga.
"Sedangkan untuk inflasi, info terakhir pada bulan Januari 2024 menunjukkan inflasi tahunan mencapai 2,57 persen alias lebih rendah jika dibandingkan dengan inflasi pada periode yang sama tahun lampau yang mencapai 5,28 persen," kata Ibrahim, dikutip Investortrust, Selasa (20/02/2024).
Namun ia memprediksi pada dua bulan ke depan terdapat potensi peningkatan inflasi yang berimbas dari kenaikan nilai beras dan aspek musiman konsumsi rumah tangga selama bulan Ramadhan.
Baca Juga
Rupiah Dibuka Melemah Selasa Pagi, Pengamat Ungkap Faktor Ini
"Sementara itu, nilai tukar rupiah mengalami depresiasi di awal tahun, namun memasuki Februari 2024 volatilitas nilai tukar juga sudah mulai menurun," ucapnya.
Prediksi senada juga dilontarkan Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro. Menurut Andry, pergerakan rupiah dalam sepekan ke depan lebih besar di dorong oleh sentimen pelemahan.
"Pelaku pasar juga sedang menantikan real count dari hasil Pemilu Indonesia yang diperkirakan akan dirilis pada bulan Maret 2024 mendatang," ucap Andry kepada Investortrust, Selasa (20/2/2024).

