Ekonom Minta Pemerintah Waspadai Kenaikan Utang Luar Negeri
JAKARTA, investortrust.id – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia sebesar US$ 393,7 miliar per kuartal III-2023, turun dibandingkan dengan posisi ULN pada akhir triwulan II 2023 yang mencapai US$ 396,5 miliar.
Ekonom The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Esther Sri Astuti menyebut, kondisi utang luar negeri Indonesia masih dalam kategori aman. Namun dia mengingatkan agar pemerintah tetap waspada dengan peningkatan utang.
Baca Juga
Habibie Democracy Forum: Tidak Ada Demokrasi yang Kuat Tanpa Kebebasan Pers
"Proporsi utang terhadap PDB indonesia sekitar 39%. Masih aman tetapi tidak disarankan lebih dari 40%," ungkap Esther kepada Investortrust, Rabu (15/11/2023).
Berdasarkan rilis resmi yang dikeluarkan oleh BI hari ini, sepanjang tahun ini hingga triwulan III-2023, rasio utang terhadap PDB mengalami tren penurunan.
Pada triwulan I-2023 rasio utang terhadap PDB tercatat sebesar 30,14%, kemudian triwulan II-2023 29,31%, dan triwulan III-2023 28,92%. (CR-1)

