Harga Komoditas Anjlok, Ekspor Nonmigas Januari–November Merosot 12,47%
JAKARTA, investortrust.id – Anjloknya harga komoditas batu bara, minyak sawit, dan logam di pasar internasional menyebabkan ekspor nonmigas merosot dalam. Secara kumulatif, ekspor Indonesia Januari–November 2023 mencapai Januari–November US$ 236,41 miliar, atau turun 11,83% dibanding periode yang sama tahun 2022 (c-to-c) Sementara itu, ekspor nonmigas sebesar US$ 221,96 miliar, atau turun 12,47% c-to-c.
Ekspor batu bara tercatat merosot 21,17% c-to-c, minyak sawit anjlok 18,72% c-to-c, dan besi serta baja turun 4,16 % c-to-c. Selain itu, ekspor timah dan produknya anjlok 25,85% c-to-c, demikian pula bijih logam, terak, dan abu melorot 18,79% c-to-c.
Baca Juga
Ekspor Sawit Indonesia ke AS Hadapi Tantangan Serius, Ini Sebabnya
"Berdasarkan golongan barang, ekspor nonmigas terbesar disumbang bahan bakar mineral (batu bara), dengan kontribusi 17,89% untuk periode Januari–November 2023. Ekspornya turun dari US$ 50,36 miliar menjadi US$ 39,70 miliar," papar Deputi Bidang Statistik dan Jasa BPS Pudji Ismartini saat rilis bulanan BPS, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Jumat (15/12/2023).
| Nilai ekspor sepuluh golongan barang nonmigas pada Januari–November 2023. Ekspor nonmigas Januari-November 2023 anjlok. (Sumber: BPS) |
Baca Juga
Lanjutkan Tren Positif, Neraca Perdagangan Barang Masih Surplus US$ 2,21 Miliar

