Rupiah Ditutup Loyo ke 15.630 per Dolar AS Hari ini 26 Februari
JAKARTA, investortrust.id - Menguatnya indeks dolar membuat rupiah ditekuk loyo, hingga tergelincir 45 poin pada penutupan perdagangan Senin (26/02/2024). Mata uang rupiah dipaksa melemah ke posisi Rp 15.630 per dolar AS.
Sebelumnya rupiah sempat bertahan pada level Rp15.597 per dolar pada penutupan perdagangan, Jumat (23/02/2024), akhir pekan lalu.
Sementara dalam pantauan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR mata uang Garuda juga tergelincir dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu. Rupiah tergelincir ke level Rp15.635 per dolar AS, melemah 46 poin dari penutupan Jumat (23/02/2024) yakni Rp 15.589.
Baca Juga
Pendapatan Melonjak 126%, Rugi Bersih Acset (ACST) Terpangkas Jadi Rp 274,94 Miliar
Merespons hal tersebut Direktur Utama PT Laba Forexindo Berjangka yang juga analis rupiah Ibrahim Assuaibi menilai fokkus pasar saat ini masih tertuju pada data indeks harga PCE AS serta ukuran inflasi pilihan The Fed yang rencananya akan dirilis akhir pekan ini.
"Data tersebut diharapkan memberikan lebih banyak petunjuk mengenai inflasi AS setelah serangkaian data yang sulit untuk bulan Desember dan Januari," ucap Ibrahim, dikutip Senin (26/02/2024).
Ia menambahkan beberapa pejabat The Fed juga akan menyampaikan pidato pada akhir pekan ini, dan diperkirakan akan mengulangi kembali prospek bank mengenai suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama, di tengah kekhawatiran atas tingginya inflasi.
Baca Juga
"Selain data PCE, pembacaan kedua produk domestik bruto kuartal keempat juga akan dirilis minggu ini, dan diperkirakan akan menunjukkan penurunan pertumbuhan ekonomi AS. Namun tidak sampai pada tingkat yang menjamin penurunan suku bunga lebih awal," terangnya.

