Kurs Rupiah Loyo, Dolar AS Menguat 91 Poin
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah bergerak loyo dalam penutupan perdagangan Kamis (14/11/2024) sore. Jisdor Bank Indonesia (BI) mencatat kurs rupiah merosot 91 poin ke level Rp 15.873/USD yang pada perdagangan sebelumnya ditutup di posisi Rp 15.782/USD.
Sementara pada perdagangan pasar spot valas, dilansir Yahoo Finance kurs rupiah bergerak melemah 81 poin (0.51%) ke level Rp 15.850/USD. Adapun diketahui pada perdagangan terakhir, Yahoo Finance mencatat kurs rupiah ditutup pada posisi Rp 15.769/USD.
Baca Juga
Tanda-tanda inflasi AS yang kuat memicu ketidakpastian atas pemotongan suku bunga di masa mendatang, sementara investor menunggu lebih banyak langkah stimulus di China. Data inflasi indeks harga konsumen AS terbaca sesuai dengan ekspektasi untuk bulan Oktober, tetapi masih menunjukkan inflasi tetap kuat.
"Sementara pembacaan tersebut masih memacu taruhan pada pemotongan suku bunga Desember oleh Federal Reserve, prospek suku bunga jangka panjang menjadi lebih tidak pasti, terutama dalam menghadapi kebijakan yang berpotensi inflasi di bawah Trump," kata Direktur at PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam keterangan tertulus, Kamis (14/11/2024).
Pasar sekarang menunggu pidato Ketua Fed Jerome Powell untuk isyarat lebih lanjut tentang kebijakan moneter. Fed telah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin minggu lalu, dan menegaskan kembali pendekatannya yang didorong data untuk pelonggaran di masa mendatang.

