BPS Sebut Cabai Rawit Jadi Pemicu Utama Kenaikan IPH di 260 Daerah
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut kenaikan harga cabai rawit menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya Indeks Perkembangan Harga (IPH) pangan pada minggu kedua September 2026, di mana tercatat 260 kabupaten/kota mengalami kenaikan.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan berdasarkan pemantauan hingga 11 September 2026, perubahan IPH cabai rawit mencapai 27,54%. Jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga cabai rawit tersebut juga tergolong tinggi dibandingkan sejumlah komoditas pangan lainnya.
Adapun harga rata-rata nasional cabai rawit pada minggu kedua September 2026 tercatat sebesar Rp76.216 per kilogram, sedangkan HAP ditetapkan Rp57.000 per kilogram. Selain cabai rawit, cabai merah juga menjadi komoditas yang memberikan tekanan terhadap harga pangan. IPH cabai merah tercatat meningkat 12,77%, dengan 233 kabupaten/kota mengalami kenaikan harga atau sekitar 64,72% dari total kabupaten/kota.
