Prabowo Puji Danantara Pimpinan Rosan Roeslani, Pantas Raih Bintang Kehormatan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja pimpinan Danantara Indonesia dan menilai mereka pantas mendapatkan Bintang Kehormatan dalam suasana Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2026. Hal ini didukung keberhasilannya merampingkan jumlah BUMN dan peningkatan dividen perusahaan milik negara ini.
“Saya mengapresiasi pimpinan Danantara dan saya kira pimpinan Danantara pantas mendapatkan Bintang Kehormatan di suasana hari kemerdekaan ini. Apakah majelis menyetujui? Apakah mereka pantas mendapatkan Bintang Kehormatan?” ujar Prabowo dalam Pidato Kenegaraan di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga
Prabowo Ungkap Kemungkinan Bentuk Pengadilan Khusus Usut Direksi BUMN Nakal
Pimpinan Danantara Indonesia terdiri atas Chief Executive Officer Danantara Rosan Roeslani, Chief Operation Officer Danantara Dony Oskario, Chief Investment Officer Danantara Pandu Patria Sjahrir, dan Chief Technology Officer Sigit Puji Santosa.
Pujian serta kehormatan tersebut didasarkan atas keberhasilan pimpinan Danantara menutup 290 BUMN. Hingga Desember 2026, pemerintah menargetkan jumlah BUMN paling banyak hanya 300 BUMN. “750 lebih BUMN kita tutup. BUMN yang produktif dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang akan kita pertahankan,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, langkah tersebut merupakan restrukturisasi korporasi yang besar. Dengan perampingan jumlah BUMN, pemerintah telah menghemat biaya overhead sebesar Rp50 triliun. Penghematan tersebut berasal dari gaji direksi dan komisaris, gedung, perjalanan dinas, serta biaya lainnya. Pemerintah menargetkan penghematan meningkat menjadi Rp70 triliun pada Desember 2026. “Dengan Rp50 triliun kita bisa bayangkan berapa puskesmas kita perbaiki, berapa sekolah perbaiki, berapa rumah,” ujarnya.
Atas langkah tersebut, Prabowo mengatakan dirinya memberikan penghargaan khusus kepada pimpinan Danantara beserta seluruh tim dan jaringannya. “Oleh karena itu, saya memberikan penghargaan khusus kepada pimpinan Danantara dengan seluruh tim, jaringannya. Saya minta MPR memberikan penghargaan kepada mereka, tim ekonomi, Menteri Keuangan dan Menteri Ekonomi,” kata Prabowo.
Baca Juga
Prabowo Ingin Terus Pangkas BUMN, Targetkan 300 per 31 Desember 2026
Prabowo juga menyampaikan pemerintah menargetkan kenaikan dividen BUMN menjadi Rp200 triliun pada 2026 tanpa ada PMN. Target tersebut meningkat dibandingkan realisasi dividen BUMN pada 2025 sebesar Rp138 triliun dan 2024 sebesar Rp53 triliun.
Menurut Prabowo, dividen BUMN akan terus meningkat tanpa adanya PMN atau mencapai peningkatan hingga empat kali lipat. “Ini membuktikan dengan manajemen akal sehat, niat tidak menipu, keberhasilan bisa datang dengan sangat cepat,” pungkasnya.

