Purbaya Sebut Pemerintah Tengah Bahas Insentif Kendaraan Listrik
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pemerintah tengah membahas insentif kendaraan listrik. Pemberian insentif kendaraan listrik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada semester II-2026.
“Kalau nggak salah akan diumumkan stimulus untuk mobil dan motor listrik. Nanti, Bapak Presiden yang mengumumkan,” ujar Purbaya usai memimpin rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Purbaya menjelaskan belum mengetahui secara pasti apakah insentif kendaraan listrik tersebut ditujukan untuk mobil merek nasional, mobil nasional, atau motor nasional. Sebab, keputusan tentang insentif tersebut masih diolah.
“Kita tunggu nanti hasilnya seperti apa,” ujar dia.
Purbaya belum dapat memastikan bentuk regulasi yang akan mendukung insentif tersebut. Dia memberi sinyal bahwa aturan untuk pemberian insentif tidak berbeda dengan yang sudah pernah terbit sebelumnya dalam bentuk Peraturan Mentari Keuangan (PMK).
“Kita akan lihat, mungkin seminggu atau dua minggu lagi,” ucap dia.
Baca Juga
Sebelumnya diberitakan, insentif pembelian kendaraan listrik tak masuk dalam stimulus perekonomian semester II-2026 yang disampaikan pemerintah. Pemberian insentif ini rencananya akan disampaikan pada Agustus 2026 mendatang.
Merespons rencana ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut rencana mundurnya pemberian insentif ini belum disampaikan Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
“Dia belum berbicara sama saya,” kata Purbaya, di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Purbaya menegaskan bahwa seingat dia, implementasi insentif kendaraan listrik akan berlaku mulai Juli 2026. Akan tetapi, untuk memastikan rencana ini, dia akan berkomunikasi dengan Airlangga.
“Saya harus berkomunikasi dulu dengan Pak Airlangga,” jelas dia.
