Bagikan

Begini Pandangan World Economic Forum Tentang Olahraga Dunia

Poin Penting

Ekonomi olahraga kini menjadi kekuatan global dengan nilai mencapai sekitar US$2,3 triliun per tahun dan diproyeksikan terus melonjak hingga US$8,8 triliun pada 2050.
Di tengah pertumbuhan pesat, olahraga menghadapi tantangan serius akibat menurunnya aktivitas fisik masyarakat serta dampak perubahan iklim terhadap kalender pertandingan dan infrastruktur.
World Economic Forum menekankan pentingnya pengembangan ekonomi olahraga yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berdampak sosial bagi kesehatan serta kesejahteraan masyarakat.

DAVOS, investortrust.id – Olahraga kini bukan lagi sekadar soal pertandingan, stadion, dan atlet bintang. Dunia mulai memandang olahraga sebagai sebuah kekuatan ekonomi global yang mampu menggerakkan industri, menciptakan lapangan kerja, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Inilah yang disebut sebagai sports economy, yaitu sebuah ekosistem besar yang mencakup kompetisi profesional, olahraga komunitas, industri kebugaran, penyiaran, teknologi olahraga, hingga perlengkapan dan nutrisi atlet.

Menurut laporan terbaru World Economic Forum (WEF), nilai ekonomi olahraga saat ini mencapai sekitar US$2,3 triliun (Rp39.054 triliun) per tahun atau hampir 2% dari total ekonomi dunia. Angka ini diprediksi terus melonjak menjadi US$3,7 triliun (Rp56.850 trilliun)pada 2030 dan bahkan menembus US$8,8 triliun (Rp149.404) pada 2050.

Baca Juga

Kacau! FIFA Tak Jamin Pemegang Tiket Piala Dunia 2026 Dapat Visa Masuk Amerika Serikat

World Economic Forum (World Economic Forum)
Source: World Economic Forum

Namun, di balik pertumbuhan pesat tersebut, olahraga juga menghadapi tantangan besar. Aktivitas fisik masyarakat justru terus menurun. Lebih dari sepertiga orang dewasa di dunia tidak lagi memenuhi standar aktivitas fisik yang dianjurkan. Di saat yang sama, perubahan iklim mulai mengganggu kalender pertandingan, merusak infrastruktur olahraga, hingga mengancam kesehatan atlet.

World Economic Forum (World Economic Forum)
Source: World Economic Forum

Cuaca ekstrem, polusi udara, dan gelombang panas membuat banyak ajang olahraga terpaksa dijadwal ulang. Fasilitas olahraga di berbagai negara juga menghadapi tekanan besar akibat kerusakan lingkungan.

Karena itu, World Economic Forum (WEF) menekankan, masa depan ekonomi olahraga harus dibangun dengan pendekatan yang lebih berkelanjutan. Olahraga tidak hanya dilihat sebagai hiburan dan bisnis, tetapi juga sebagai alat pembangunan sosial.

World Economic Forum (World Economic Forum)
Source: World Economic Forum

Ada tiga fokus utama yang disoroti. Pertama, pengelolaan sumber daya olahraga harus lebih ramah lingkungan agar pertumbuhannya tidak merusak alam. Kedua, olahraga perlu ditempatkan sebagai bagian dari gaya hidup kota modern, dengan ruang publik dan fasilitas yang mendorong masyarakat tetap aktif. Ketiga, investasi di sektor olahraga harus membawa dampak sosial, mulai dari peningkatan kesehatan hingga kesejahteraan masyarakat.

Jika dikelola dengan benar, ekonomi olahraga bukan hanya akan mencetak keuntungan finansial, tetapi juga membantu membangun masyarakat yang lebih sehat, kota yang lebih ramah, dan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga

Romelu Lukaku Sudah Pulih, Siap Main di Liga Champions Lawan FC Copenhagen?

World Economic Forum (World Economic Forum)
Source: World Economic Forum
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024