PSSI Beberkan Penyebab Sulitnya Proses Naturalisasi Jairo Riedewald
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Umum PSSI Erick Thohir membeberkan penyebab sulitnya proses naturalisasi Jairo Riedewald.
Timnas Indonesia akan memainkan empat pertandingan tersisa di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Dua pertandingan akan berlangsung pada Maret 2025. Sedangkan dua sisanya dimainkan pada Juni 2025.
Untuk memastikan kemenangan untuk Timnas Indonesia, PSSI terus berusaha mendatangkan tambahan amunisi. Salah satu yang banyak dibicarakan adalah Jairo Riedewald. Gelandang keturunan Maluku itu pernah membela Ajax Amsterdam, Crystal Palace, dan sekarang bermain untuk Royal Antwerp.
Baca Juga
Siapa Mereka? PSSI Sebut 3 Pemain Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia
Masalahnya, Jairo Riedewald sudah pernah membela Belanda di level senior pada 2015 sebanyak tiga pertandingan saat berusia 19 tahun. Dia juga membela Belanda di berbagai level junior mulai U-15 sampai U-21.
“Jairo, sepertinya surat-menyuratnya belum bisa sempurna, karena memang kalau kita ingat dulu kendalanya sama seperti Marteen Paes. Waktu itu juga hampir delapan bulan (prosesnya),” ujar Erick Thohir.
“Jairo sebenarnya sangat welcome, Tapi, surat-suratnya belum kuat. Kita sudah diskusi dengan beberapa pengacara, belum ketemu. Nah, kita tidak mau mengajuan ke FIFA dan ditolak. Risikonya, akhirnya FIFA tidak percaya kepada kita lagi seakan-akan kami memaksakan,” beber Erick Thohir.
Baca Juga
Gagal Menang Lawan Everton, Manchester United Semakin Dekat Zona Degradasi
Kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk Timnas Indonesia yang akan berjuang di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Termasuk dengan berusaha menambah 3 pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia, yaitu Emil Audero, Dean Ruben James, dan Joey Pelupessy.
— Erick Thohir (@erickthohir) February 22, 2025
Kami di PSSI ingin… pic.twitter.com/g4iEDpYQXR

