Profil Jairo Riedewald, Pemain Crystal Palace Dikabarkan Tertarik Gabung Timnas Indonesia
LONDON, investortrust.id – Keberadaan banyak pemain keturunan di Timnas Indonesia saat Piala Asia 2023 menarik minat Jairo Riedewald. Gelandang Crystal Palace itu dikabarkan tertarik memiliki paspor Garuda.
Indonesia tampil cukup keren selama Piala Asia diselenggarakan di Qatar. Pasukan Merah-Putih sanggup lolos ke babak 16 besar setelah menjadi satu dari empat peringkat ketiga terbaik. Indonesia kalah dari Irak dan Jepang, serta menang melawan Vietnam.
Langkah pasukan Shin Tae-yong terhenti dari Australia di babak 16 besar melalui permainan yang menimbulkan optimisme suporter. Apalagi, Indonesia menampilkan sejumlah pemain keturunan seperti Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Elkan Baggott, Jordi Amat, Rafael Struick, Ivar Jenner, serta Justin Hubner.
Baca Juga
Gagal Pinjam Said Benrahma di Hari Terakhir Transfer, Lyon Salahkan West Ham United
Pemberitaan yang masif, khususnya di media sosial juga diikuti Jairo Riedewald dari jauh. Pemain berusia 27 tahun itu disebut berminat menjadi pemain Timnas Indonesia.
Lalu, siapa Jairo Riedewald? Lahir di Haarlem, 9 September 1996, Jairo Riedewald merupakan anak dari ayah asal Suriname. Dia mempunyai garis keturunan Indonesia dari ibunya. Kakek dari pihak ibu berasal dari Indonesia.
Jairo Riedewald merupakan jebolan Akademi Ajax Amsterdam. Sempat main untuk Jong Ajax dan tim utama Ajax Amsterdam, Jairo Riedewald mengikuti jejak Frank de Boer pindah ke Crystal Palace pada 2017. Bersama The Eagles, Jairo Riedewald bermain 75 kali dengan sumbangan dua gol.
Untuk level internasional, Jairo Riedewald membela Belanda sejak U-15, U-16, U-17, U-19, hingga U-21. Lalu, pada 6 September 2015, Jairo Riedewald menjalani debut internasional bersama Belanda saat pertandingan melawan Turki. Meski sekarang jarang dipanggil, dia sudah memiliki total tuga caps.
Dengan status pernah bermain untuk De Oranje itulah, kemungkinan besar keinginan Jairo Riedewald membela Indonesia bertepuk sebelah tangan. Ini akan sulit karena dia terbentur regulasi FIFA. Dia baru bisa pindah asosiasi jika pertandingan yang dimainkan buka agenda resmi FIFA atau UEFA.
Baca Juga
Dirumorkan Jadi Target Real Madrid, Alphonso Davies Tidak Tertarik

