Cegah Kasus Dokter Gadungan Terulang, PSSI Siapkan Aturan yang Lebih Tegas dan Jelas
JAKARTA, investortrust.id – PSSI memastikan akan berhati-hati dan menyiapkan aturan yang tegas agar kasus dokter gadungan tidak terulang di sepak bola Indonesia pada masa mendatang.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi mengaku senang setelah dokter gadungan Elwizan Aminudin ditangkap polisi di rumahnya di Cibodas, Bogor, Jawa Barat. Selama delapan tahun menjadi dokter gadungan, sudah banyak klub dan PSSI yang dikelabuhi.
Elwizan Aminudin menjadi perbincangan suporter Indonesia setelah selama bertahun-tahun sukses mengelabuhi berbagai klub. Sebut saja Persita Tangerang, Barito Putra, Bali United, Madura United, Sriwijaya FC, Kalteng Putra, dan PSS Sleman.
Berbekal ijazah kedokteran palsu, Elwizan Aminudin juga sempat mengelabuhi PSSI. Dia pernah ditunjuk menjadi dokter Timnas U-19 Indonesia.
Baca Juga
Profil Bristol Rovers, Klub Kasta Ketiga Inggris Pinjam Elkan Baggott Dari Ipswich Town
“PSSI tentu senang dan terima kasih dengan kepolisian akhirnya bisa menangkap Elwizan Aminuddin. Bukan hanya PSSI. Tapi, banyak klub juga kena tipu. Dia pernah menjadi dokter timnas sebelum Covid melanda Indonesia. Modusnya adalah memalsukan ijazah kedokteran dari Universitas Syahkuala, Banda Aceh, sehingga klub percaya,” kata Yunus Nusi.
“Kasus ini pasti akan menjadi perhatian PSSI. Saat ini kalau masuk offisial timnas akan diselidiki asal usul yang bersangkutan. Contoh kalau dia lulusan FKUI (Universitas Indonesia), kita akan tanyakan ke FKUI. Benar atau tidak. Kita juga tanyakan ke Ikatan Dokter Indonesia (ID). Kita juga tanyakan ke lembaga-lembaga terkait. Kemudian pengalaman dia,,” tambah Yunus Nusi.
Selain mempunyai surat tanda register (STR), baik untuk dokter maupun fisioterapis, PSSI juga akan mewajibkan dokter sepak bola mempunyai surat izin praktik (SIP) yang masih berlaku.
“Sekarang setiap dokter dan fisio yang mau bertugas di klub Liga 1, Liga 2, dan Liga 3, apalagi di Timnas Indonesia harus terlebih dulu menyerahkan foto kopi ijazah dokter yang sudah di legalisir oleh Fakultas Kedokteran tempat dia kuliah,” tutup Yunus Nusi.
Baca Juga
Profil KAS Eupen, Mantan Klubnya Jordi Amat yang Kini Diperkuat Shayne Pattynama

