JAKARTA, investortrust.id - Dokter Spesialis Penyakit Dalam Siloam Hospitals TB Simatupang dr. Yulita Cindra, Sp.PD mengatakan bahwa paper cup alias gelas kertas relatif aman bila digunakan untuk menampung air dingin. Tetapi menjadi tidak aman bila digunakan untuk menampung air panas.
Menurut Yulita, hal ini disebabkan adanya lapisan plastik di bagian dalam paper cup yang membuat paper cup menjadi waterproof.
"Bila terkena air panas maka lapisan plastik ini dapat melepaskan zat mikroplastik yang mengandung ion berbahaya seperti nitrate, sulfate, chloride, dan fluoride," ujar Yulita kepada investortrust.id, dikutip Senin (2/9/2024).
Sehubungan dengan hal tersebut, Yulita menjelaskan, dampak kesehatan akibat bahan mikroplastik ini terutama menyebabkan peradangan pada pembuluh darah, sehingga akhirnya dapat meningkatkan resiko penyakit jantung koroner, stroke, penyakit paru, dan gangguan kognisi.
"Selain masalah kesehatan, sebenarnya paper cup ini juga memberikan dampak negatif untuk lingkungan, di mana pembuatan paper cup menyebabkan banyak pohon ditebang, dan bekas paper cup tidak dapat di daur ulang karena komponen plastik yang terdapat pada lapisan dalam paper cup," jelas Yulita.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Siloam Hospitals TB Simatupang dr. Yulita Cindra, Sp.PD. Foto: Siloam Hospitals TB Simatupang
Lebih lanjut, Yulita menyebut, meskipun paper cup sangat praktis, namun adanya dampak negatif untuk kesehatan dan lingkungan, maka ia pun menganjurkan agar penggunaan paper cup harus dihindari.