Kacamata yang Bisa Diajak Ngobrol Diluncurkan di Indonesia
Jakarta, Investortrust.id – Generasi saat ini telah menikmati berbagai kemudahan teknologi, terutama pada wearables terkini seperti smartwatch, smartphone, smartcar, hingga smart helmet. EssilorLuxottica S.A. dan Meta Platforms, Inc. melihat sebuah peluang gaya hidup di mana kacamata bisa menjadi asisten dan penasihat pribadi dengan mengintegrasikan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) di batang bingkai.
Pada Selasa, (3/11/2026) di Jakarta, kedua entitas tersebut berkolaborasi meluncurkan kacamata berbasis AI, baik kacamata baca (optical) maupun kacamata gaya hidup (sunglasses). President Director, EssilorLuxottica Indonesia, Dailami Aziz, pada kesempatan itu menjelaskan bahwa kacamata AI terdepan di dunia ini sekaligus menjadi fenomena budaya baru yang mengubah cara pandang masyarakat terhadap fungsinya.
“Kami sangat antusias untuk memperluas kategori kacamata AI di Indonesia melalui peluncuran Ray-Ban Meta (Gen 3), Ray-Ban Meta Optics, serta Oakley Meta, yang dirancang untuk memperkaya berbagai aktivitas harian pengguna. Bersama Meta, kami mengundang masyarakat untuk merasakan kemudahan berinteraksi dengan dunia dan sesama secara lebih mulus, mulai dari mendengarkan musik, melakukan panggilan bebas genggam (hands-free), menerjemahkan bahasa secara langsung (live translation), mengabadikan momen tanpa perlu memegang ponsel, hingga memantau performa olahraga secara real-time,” ujarnya.
Ray-Ban Meta dan Oakley Meta memadukan desain ikonik dengan Meta AI, fitur pengambilan foto dan video bebas genggam (hands-free), serta sistem audio open-ear. Fitur ini menyajikan berbagai kemudahan bagi penggunanya untuk bertanya langsung (real-time) kepada Meta tentang apa saja yang ada di hadapan mereka saat itu.
Pengguna kacamata Meta cukup mengaktifkan AI dengan memanggil "Hi Meta" persis seperti saat kita memegang smartphone atau sedang berada di depan laptop dengan memanggil "Hi Siri" atau "Hi Gemini". Namun, ini benar-benar hands-free. Smartphone yang terhubung dengan kacamata AI ini kita simpan di saku atau di tas. Hanya saja, bila kita sering bertanya, maka kita akan sering juga mengucapkan "Hi Meta". Bayangkan saja bila Anda berada di ruang publik dan sering mengucapkan "Hi Meta" berulang kali.
Koleksi ini hadir dengan mengutamakan kenyamanan penglihatan sekaligus menunjang gaya personal penggunanya. Pilihan lensanya cukup beragam, mulai dari lensa bening hingga sunglasses, dengan dukungan teknologi Transitions, Polarized, dan Blue Light Filter. Pengguna juga dapat menyesuaikan lensa sesuai kebutuhan resep masing-masing. Pilihan semakin lengkap dengan hadirnya Blayzer Optics (Gen 2) dan Scriber Optics (Gen 2), dua lini yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna kacamata resep.
Oakley Meta akan tersedia dalam dua varian, HSTN dan Vanguard, yang menggabungkan fungsi kacamata dengan teknologi AI. Keduanya dirancang untuk menunjang berbagai aktivitas, dengan mengedepankan kenyamanan saat bergerak, daya tahan, serta kemampuan menampilkan informasi secara real-time. Mengusung desain khas Oakley dan teknologi Meta, kacamata ini memungkinkan pengguna mengabadikan sekaligus membagikan berbagai momen selama beraktivitas, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Oakley Sport & Marketing Manager Indonesia, Ricky Safir, menjelaskan bahwa Oakley Vanguard dijual dengan harga yang sedikit lebih tinggi karena mengusung fitur tambahan, yaitu konektivitas dengan aplikasi olahraga seperti Garmin dan Strava. Fitur ini memudahkan penggiat olahraga untuk memantau heart rate, cadence, hingga pace per km tanpa perlu melihat smartphone. "Memang khusus Oakley Vanguard, dari desainnya saja sudah dikhususkan untuk sport, dan fitur tambahan ini, selain dari desain dan material yang berbeda. Oakley Meta Vanguard dirancang sebagai kacamata olahraga ekstrem dengan ketahanan tinggi dan fitur pelacakan performa, ujar Ricky, yang cukup lama berkarier di Oakley Indonesia.
Oakley Meta Vanguard memang diluncurkan sebagai kacamata pintar berbasis AI yang dirancang khusus untuk atlet dan olahraga intensitas tinggi. Berbeda dengan Oakley Meta HSTN, Vanguard dibekali ketahanan debu total dan rendaman air (IP67), fitur-fitur performa olahraga seperti integrasi Strava dan Garmin, overlay metrik yang memungkinkan penambahan overlay data performa langsung ke foto atau video yang dibagikan ke komunitas Strava, Lensa Oakley PRIZM™ pada Vanguard memaksimalkan kejernihan visual dan mempertegas kontras warna dalam berbagai kondisi cahaya. Sedangkan Desain Ergonomis (Wraparound) menggunakan sistem Three-Point Fit khas Oakley dengan tiga pilihan bantalan hidung (nose pad) yang bisa diganti, serta dirancang agar kompatibel saat memakai helm sepeda atau topi.
