Capital Market Run 2026 Berpotensi Tambah 4.500 Investor Baru di Pasar Modal Indonesia
JAKARTA, investortrust.id – Ajang Capital Market Run (CMR) 2026 berpotensi memperluas basis investor baru di pasar modal Indonesia. Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, ajang lari yang digelar pada 29 November 2026 tersebut menargetkan hingga 4.500 peserta, naik dari 3.000 peserta pada tahun sebelumnya.
Direktur KSEI Dharma Setyadi mengatakan, seluruh peserta Capital Market Run 2026 akan mendapatkan fasilitas berupa voucher pembukaan rekening dana nasabah (RDN). Fasilitas tersebut memberikan akses bagi peserta untuk mulai berinvestasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
“Jadi semua peserta runner, peserta lari nanti di Capital Market Run ini, akan menjadi nasabah di pasar modal Indonesia. Karena akan kami berikan saldo di RDN, rekening dana nasabah,” ujar Dharma di main hall BEI, Selasa (22/9/2026).
Baca Juga
Perdagangan RI-Korea Tembus US$ 10,3 Miliar, BWS (SDRA) Diuntungkan
Voucher pembukaan RDN akan diberikan kepada peserta, sedangkan mekanisme pembukaan rekening dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah perusahaan sekuritas atau anggota bursa (AB). Meski demikian, kepemilikan RDN dan keputusan untuk mulai berinvestasi tetap bergantung pada masing-masing peserta.
Race Director Capital Market Run 2026 Satrio Guardian menjelaskan, voucher pembukaan RDN akan disertakan di dalam race pack. Peserta dapat menggunakan voucher tersebut untuk membuka RDN melalui sekuritas yang bekerja sama dengan penyelenggara. “Tahun lalu ada lebih dari lima sekuritas yang bekerja sama, jadi peserta bebas memilih ingin buka RDN di sekuritas mana,” kata Satrio.
Penyelenggara juga akan menyediakan booth sekuritas saat pembagian race pack maupun pada hari pelaksanaan Capital Market Run 2026. Tahun lalu, penyelenggara menyediakan bonus saldo RDN senilai Rp 100.000 per peserta. Nilai bonus saldo RDN tersebut digadang-gadang akan bertambah atau lebih besar pada tahun ini.
Dengan kapasitas 4.500 peserta, jumlah tersebut secara matematis menjadi potensi basis maksimal investor baru, apabila seluruh peserta Capital Market Run 2026 belum memiliki RDN dan kemudian menggunakan fasilitas pembukaan rekening yang disediakan. “Kami imbau lagi, dengan Capital Market Run 2026 ini, kami berharap dunia pasar modal bisa lebih mendekati dengan masyarakat umum,” tambah Dharma.
Peserta Membludak
Capital Market Run 2026 juga mendapat respons awal yang cukup tinggi. Pendaftaran fase early bird dibuka dengan harga Rp250.000 per orang untuk kuota 1.000 peserta pada pukul 11.00 WIB. Kuota early bird tersebut telah habis terjual dalam waktu 15 menit.
Sementara itu, pendaftaran tahap berikutnya akan dibuka pada 7 Oktober 2026 dengan harga Rp300.000 per orang. Selain membawa misi memperkenalkan pasar modal kepada masyarakat, penyelenggara juga menyiapkan konsep lomba yang dapat diikuti pelari dari berbagai tingkat kemampuan.
Baca Juga
SRO Gelar Capital Market Run 2025, Dekatkan Pasar Modal dengan Masyarakat
Tahun ini, penyelenggara menyiapkan jalur khusus bagi peserta Capital Market Run 2026. “Jadi untuk pelari yang mau kejar PB (personal best), pelari yang mau benar-benar totalitas untuk dapat waktu terbaiknya, ya ini tempatnya,” ujar Satrio.
Untuk kategori 10K, waktu mulai dimajukan menjadi pukul 05.45 WIB. Penyelenggara menyediakan start window selama 15 menit dan cut-off time selama dua jam.
Sementara kategori 5K dirancang lebih ramah bagi pelari pemula. Cut-off time diperpanjang menjadi satu jam 15 menit. “Jadi bagi yang baru mau berlari, yang baru mau tahu gimana sih running, gimana sih investment, itu bisa ikut acara ini,” tutur Satrio.
Baca Juga
Belum Teken Kerja Sama ASEAN 'Power Grid', Bahlil: Harga Listrik Belum 'Win-win'
Fasilitas pendukung juga disiapkan untuk meningkatkan kenyamanan peserta. Pada rute 5K, misalnya, penyelenggara menyediakan dua titik water station. Selain itu, tersedia mobile medic, ambulans, toilet, dan fasilitas pendukung lainnya di sepanjang rute.
Satrio mengatakan fasilitas tersebut merupakan bagian dari standar penyelenggaraan untuk memastikan peserta dapat mengikuti lomba dengan aman dan nyaman. “Semoga semuanya bisa berlari pulang dengan selamat. Dan yang pentingnya kembali ke rumah dengan cuan,” pungkas Satrio.
