Eks Wasit La Liga Alfonso Perez Burrull Nilai Gol Kedua Mesir Sah
Poin Penting
|
ATLANTA, investortrust.id – Keputusan wasit Francois Letexier menganulir gol kedua Mesir ke gawang Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu perdebatan. Eks wasit La Liga, Alfonso Perez Burrull, menilai gol tersebut seharusnya sah karena pelanggaran yang menjadi dasar keputusan VAR tidak memiliki pengaruh langsung terhadap terciptanya gol.
Juara bertahan Argentina secara dramatis mengalahkan Mesir di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Selasa (7/7/2026) malam WIB. Sempat tertinggal 0-2, La Albiceleste berbalik unggul 3-2 di additional time babak kedua.
Pertandingan menegangkan itu sempat diwarnai intervensi VAR untuk sejumlah keputusan yang menurut sejumlah orang menguntungkan Argentina. Tapi, untuk sejumlah insiden lain yang seharusnya berpihak kepada Mesir, VAR tidak bereaksi.
Baca Juga
Tolak Menyerah, Argentina Comeback Kalahkan Mesir Secara Dramatis
Salah satu kontroversi terjadi ketika Mesir sempat mencetak gol yang membuat mereka unggul 2-0 melalui aksi individu Haissem Hassan. Tapi, setelah meninjau tayangan ulang, Letexier membatalkan gol tersebut karena menganggap terjadi pelanggaran lebih dulu terhadap bek Argentina, Lisandro Martinez, di area pertahanan Mesir.
Keputusan itu ternyata mendapatkan kritik Alfonso Perez Burrull mengkritik keputusan tersebut. Menurut wasit yang bertugas di La Liga pada 1997-2010 dan menjadi wasit FIFA pada 2002-2010, Letexier terlalu jauh menelusuri rangkaian permainan hanya untuk mencari pelanggaran yang tidak berkaitan langsung dengan proses gol.
"Tindakan itu tidak memiliki pengaruh yang cukup terhadap terciptanya gol. Dalam sebuah serangan yang berlangsung dari satu sisi lapangan ke sisi lainnya, kembali ke momen sebelumnya dan meniup peluit hanya karena injakan yang terlihat dalam tayangan lambat jelas tidak proporsional," kata Alfonso Perez Burrull kepada Radio MARCA.
Alfonso Perez Burrull juga menilai insiden yang melibatkan Lisandro Martinez tidak memenuhi syarat sebagai kesalahan yang jelas dan nyata sehingga tidak semestinya memicu intervensi VAR.
"Ini bukan kesalahan yang jelas, nyata, atau mencolok. Jika wasit langsung meniup peluit saat kejadian, tentu itu bisa dianggap pelanggaran. Tapi, setelah dia membiarkan permainan berlanjut, tidak masuk akal jika kemudian kembali ke momen itu untuk membatalkan gol," tegas Alfonso Perez Burrull.
Selain VAR untuk pelanggaran Lisandro Martinez, insiden sebelum gol kemenangan Enzo Fernandez juga menuai kontroversi. Sebab, dalam tayangan ulang, terlihat kaki Mohamed Salah diinjak Julian Alvarez di area penalti Argentina mirip insiden Lisandro Martinez. Bedanya, tidak ada VAR yang terlibat.
Baca Juga
Giliran Prancis Terinspirasi Folarin Balogun, Banding Kartu Kuning Michael Olise
