RI Jadi Pemasok Sabun Terbesar Kedua di Mesir, Raup Nilai Ekspor Rp 71,02 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - Indonesia tercatat sebagai negara pemasok produk sabun terbesar kedua di Mesir setelah Malaysia dengan nilai ekspor sebesar US$ 4,48 juta atau senilai Rp 71,02 miliar pada 2023. Adapun total nilai impor sabun Mesir sebesar US$ 27,14 juta.
Nilai ekspor tersebut mendominasi 16,54% pangsa pasar sabun di Mesir. Hal ini disampaikan Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf dalam pertemuan bisnis bersama importir produk sabun Indonesia di Sadat, Minufiyah, Mesir.
“Ini menandakan produk sabun Indonesia mendapatkan respons positif dari konsumen di Mesir. Kualitas produk sabun Indonesia yang terjamin menjadi faktor utama yang menarik minat konsumen Mesir,” ucap Dubes Lutfi dalam keterangan tertulis, Selasa (2/4/2024).
Baca Juga
Industri Mamin Kian Lezat, Menperin: Nilai Ekspor 2023 Capai Rp 658 Triliun
“Kami sebagai perwakilan pemerintah Indonesia di Mesir akan terus memfasilitasi produsen sabun Indonesia untuk memperluas pasar ekspor mereka dan menjaga reputasi produk sabun Indonesia di negeri piramida,” imbuhnya.
Dubes Lutfi menerangkan, nilai ekspor produk sabun Indonesia ke Mesir dengan kode HS 3401201090 mencapai US$ 4,48 juta atau senilai Rp 71,02 miliar pada 2023. Nilai ekspor tersebut naik sebesar 1.660% dibandingkan pada 2022, yaitu sebesar US$ 255 ribu.
Atase Perdagangan KBRI Kairo M. Syahran Bhakti menjelaskan, tren sabun di pasar Mesir telah menjadi gaya hidup baru. Sabun tidak hanya digunakan untuk pemakaian rumah tangga, tetapi juga sebagai perawatan kesehatan dan tubuh, hadiah atau suvenir, serta pewangi rumah.
Baca Juga
Neraca Perdagangan Surplus, Mendag Zulhas Optimistis Ekspor Nonmigas Tetap Kuat
“Meski bea masuk produk sabun Indonesia masih di atas 40-60%, konsumen Mesir tetap menggandrungi sabun Indonesia yang terbuat dari minyak nabati (vegetable oils). Hal ini merupakan indikasi peluang pasar yang akan terus berkembang,” jelas Syahran.
