Siloam Raih Pengakuan Global, Caroline Riady: Investasi SDM Jadi Kunci Layanan Kesehatan Berkualitas
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Siloam International Hospitals kembali menorehkan prestasi di tingkat global setelah dua rumah sakitnya meraih Magnet with Distinction, standar tertinggi dunia dalam praktik keperawatan. Pencapaian ini sekaligus menegaskan pentingnya investasi jangka panjang pada sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Chief Executive Officer Siloam International Hospitals, Caroline Riady mengatakan, penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas dedikasi para perawat yang setiap hari mendampingi pasien. Menurutnya, pencapaian itu menjadi bukti bahwa kualitas SDM merupakan fondasi utama layanan kesehatan.
“Magnet with Distinction bukan sekadar penghargaan bagi institusi kami. Pengakuan ini mencerminkan komitmen para perawat Siloam yang setiap hari hadir mendampingi pasien dan keluarga mereka dalam setiap tahap perjalanan perawatan,” ujar Caroline dalam keterangan resmi, Selasa (7/7/2026).
Caroline menegaskan Siloam terus mengedepankan perpaduan antara keunggulan klinis dan pelayanan yang penuh empati. Pendekatan tersebut diyakini mampu meningkatkan pengalaman sekaligus hasil perawatan pasien.
“Di Siloam, kami percaya bahwa perpaduan antara keunggulan klinis dan compassionate care merupakan fondasi layanan kesehatan yang berkualitas. Ketika pasien merasa didengar, dipahami, dan dirawat dengan empati, hal tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap pengalaman maupun hasil perawatan mereka,” katanya.
Ia menambahkan kualitas layanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh teknologi maupun fasilitas. Menurutnya, kualitas manusia yang hadir mendampingi pasien menjadi faktor yang sama pentingnya.
Baca Juga
“Pada akhirnya, kualitas layanan kesehatan tidak hanya diukur dari teknologi dan fasilitas yang dimiliki, tetapi juga dari kualitas manusia yang hadir di sisi pasien ketika mereka paling membutuhkan pertolongan,” ujar Caroline.
Keunggulan tersebut juga tercermin dari berbagai indikator mutu layanan di kedua rumah sakit. Tingkat kepuasan perawat mencapai 93% di Siloam Hospitals Kebon Jeruk dan 95% di Siloam Hospitals Lippo Village.
Selain itu, tingkat sertifikasi perawat organisasi masing-masing mencapai 70% dan 73%. Kedua rumah sakit juga mencatat penurunan infeksi terkait layanan kesehatan serta peningkatan pengalaman pasien.
Nursing General Manager Siloam International Hospitals, Jessi Rahardja mengatakan, keberhasilan itu merupakan hasil penguatan praktik keperawatan berbasis bukti. Menurutnya, budaya kolaboratif dan pelayanan yang berpusat pada pasien menjadi faktor penting dalam pencapaian tersebut.
“Bagi kami, Magnet bukan sekadar pengakuan dari luar. Ini merupakan pembuktian bahwa keperawatan adalah profesi yang berbasis bukti, kepemimpinan, dan kolaborasi, dengan dampak nyata terhadap pasien. Hasilnya dapat dirasakan secara langsung melalui pelayanan yang semakin konsisten, koordinasi yang semakin baik, dan pengalaman perawatan yang lebih optimal bagi pasien,” ujar Jessi.
Siloam Hospitals Kebon Jeruk menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang meraih penghargaan tersebut pada 23 Juni 2026. Selang tiga hari, Siloam Hospitals Lippo Village menyusul memperoleh pengakuan serupa.
Capaian tersebut menjadikan Siloam sebagai satu-satunya jaringan rumah sakit di Asia Tenggara yang memiliki lebih dari satu rumah sakit berpredikat Magnet. Hingga kini, hanya 95 organisasi kesehatan di dunia yang berhasil memperoleh Magnet with Distinction.
Magnet Recognition merupakan standar emas keunggulan layanan keperawatan yang diberikan oleh American Nurses Credentialing Center (ANCC). Adapun Magnet with Distinction merupakan tingkat penghargaan tertinggi yang hanya diberikan kepada organisasi kesehatan dengan kinerja klinis dan mutu pelayanan terbaik.
Siloam menyebut pencapaian ini merupakan hasil investasi jangka panjang dalam pengembangan profesi keperawatan dan tenaga kesehatan. Upaya tersebut dilakukan melalui ekosistem pendidikan, pelatihan, serta program pengembangan profesional berkelanjutan.
Ke depan, Siloam akan memperkuat budaya keunggulan keperawatan di seluruh jaringan rumah sakitnya. Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat untuk berobat di dalam negeri.
