Andalkan AI, Siloam Heart Hospital Ungkap Strategi Layanan Jantung Pada Siloam Cardiac Summit 2026
Jakarta, Investortrust.id – Siloam Heart Hospitals bergerak cepat dengan melakukan percepatan transformasi digital layanan kardiovaskular dengan mengembangkan fasilitas Heart Command Center memaksimalkan kecerdasan buatan (AI). Inisiatif ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas diagnosis sekaligus memperluas akses layanan jantung hingga ke wilayah terpencil.
Chairman and Founder Siloam Heart Hospital Harry Suryapranata menegaskan bahwa teknologi menjadi solusi atas ketimpangan distribusi dokter spesialis jantung di Indonesia. “Dokter-dokter Indonesia tidak kalah kualitasnya dengan dokter luar negeri. Tantangannya adalah distribusi dan akses,” ujar Harry dalam konferensi pers Siloam Cardiac Summit 2026 di Hotel Fairmount, Jakarta, Sabtu (25/4/2026).
Lalu bagaimana AI dapat membantu Siloam Heart Hospitals? Siloam mengatasi keterbatasan distribusi dokter ahli jantung yang tidak berada di daerah-daerah dengan menggunakan AI. Harry Suryapranata mengungkapkan dengan perkembangan internet, teknologi informasi, dan AI membuka peluang besar bagi layanan kardiologi jarak jauh. Siloam pun tengah menyiapkan sistem pemantauan pasien secara terpusat di seluruh jaringan rumah sakitnya.
“Mimpi saya ke depan adalah Remote Patient Management. Kalau di daerah tidak ada ahlinya, data pasien bisa dikirim ke pusat untuk dibantu menentukan penanganan terbaik,” lanjutnya. Heart Command Center nantinya akan menghubungkan lebih dari 41 rumah sakit Siloam di seluruh Indonesia. Sistem ini memungkinkan dokter spesialis di pusat memberikan pendampingan secara real-time kepada tenaga medis di daerah.
Strategi ini dinilai relevan, terutama untuk wilayah Indonesia Timur yang masih minim dokter spesialis jantung. Teknologi telekardiologi diharapkan mampu mempercepat diagnosis dan pengambilan keputusan klinis.

