Giliran Prancis Terinspirasi Folarin Balogun, Banding Kartu Kuning Michael Olise
Poin Penting
|
FOXBOROUGH, investortrust.id – Asosiasi Sepak Bola Prancis (FFF) bersiap mengajukan banding kepada FIFA atas kartu kuning yang diterima Michael Olise saat Les Bleus menyingkirkan Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Langkah tersebut diambil setelah FFF terinspirasi kasus penanguhan kartu merah Folarin Balogun.
Olise menerima kartu kuning setelah terlibat insiden dengan gelandang Paraguay, Matias Galarza, dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Prancis di Philadelphia itu. Wasit menilai winger tersebut melakukan tindakan berlebihan dengan memegang wajah lawannya ketika kedua pemain terlibat adu argumen.
Namun, hasil peninjauan video yang dilakukan Prancis menunjukkan hal berbeda. FFF mengklaim Olise tidak menyentuh wajah Galarza, melainkan hanya memegang bagian jersey lawannya. Atas dasar itu, mereka berencana meminta FIFA membatalkan kartu kuning tersebut.
Baca Juga
Jadwal Piala Dunia 2026: Lionel Messi Tatap Rekor 30 Laga di Turnamen ini
Keputusan itu juga berkaitan dengan peluang Prancis melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Sebab, Olise terancam absen pada semifinal jika kembali menerima kartu kuning saat menghadapi Maroko di perempat final. FFF ingin menghapus status kartu kuning tersebut sebelum laga berikutnya.
Keberanian Prancis mengajukan banding disebut tidak lepas dari keputusan kontroversial FIFA yang sebelumnya menangguhkan hukuman kartu merah Folarin Balogun. Meski tidak mencabut kartu merahnya, FIFA menunda pelaksanaan sanksi larangan bermain sehingga Balogun tetap bisa tampil pada babak 16 besar melawan Belgia.
Kasus Balogun memicu perdebatan luas setelah muncul pengakuan Presiden AS Donald Trump yang menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meminta peninjauan ulang insiden tersebut. Keputusan FIFA kemudian menuai kritik dari berbagai pihak karena dinilai membuka ruang bagi penerapan aturan yang tidak konsisten selama Piala Dunia 2026.
Sebelum Prancis, inspirasi yang sama juga diambil Inggris. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) memutuskan mengajukan banding atas kartu merah Jarell Quansah saat Inggris mengalahkan Meksiko.
Baca Juga
Pelatih Argentina Lionel Scaloni Tegaskan Piala Dunia 2026 Lebih Sulit Dari Sebelumnya
