Benar! Presiden AS Donald Trump Mengaku Minta FIFA Tinjau Kartu Merah Folarin Balogun
Poin Penting
|
WASHINGTON, investortrust.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui dirinya secara langsung menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meminta peninjauan ulang kartu merah yang diterima striker Folarin Balogun di Piala Dunia 2026.
Trump mengatakan dirinya hanya meminta FIFA meninjau kembali keputusan wasit yang mengusir Balogun saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar. Menurutnya, kartu merah tersebut merupakan keputusan yang buruk dan layak dievaluasi.
Balogun, yang telah mencetak tiga gol di Piala Dunia 2026, mendapat kartu merah setelah dianggap melakukan pelanggaran terhadap bek Bosnia-Herzegovina, Tarik Muharemovic. Hukuman itu semula membuat penyerang AS tersebut otomatis absen pada babak 16 besar menghadapi Belgia.
Baca Juga
Jadwal Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Lawan Cristiano Ronaldo
Namun, FIFA kemudian menangguhkan pelaksanaan hukuman tersebut sehingga Balogun tetap dapat dimainkan. Pada hari yang sama, FIFA juga menolak permintaan Asosiasi Sepak Bola Belgia (RBFA) yang meminta penjelasan atas keputusan tersebut dengan alasan RBFA tidak memiliki kedudukan hukum dalam proses disiplin itu.
Trump menegaskan dirinya tidak pernah meminta FIFA mengubah keputusan, melainkan hanya mengusulkan agar insiden tersebut ditinjau ulang. "Yang saya lakukan hanya meminta peninjauan ulang. Saya tidak pernah mengatakan, 'Anda harus melakukan ini'," kata Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, dilansir ESPN.
Trump juga memuji Infantino sebagai sosok yang cerdas dan tegas serta menilai sepak bola akan lebih baik jika seluruh pemain terbaik bisa tampil di lapangan. "Gianni Infantino adalah orang yang cerdas dan tangguh. Dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Saya merasa semua pemain terbaik harus berada di lapangan," ujarnya.
Baca Juga
Nakhoda Spanyol Luis de la Fuente Tegaskan Portugal Lawan Berat
