Tiongkok Tahan Bunga Acuan, Pasar Asia Mulai Pulih
JAKARTA, Invetortrust.id - Pasar Asia-Pasifik mengawali minggu ini dengan lebih tinggi setelah sebagian besar bursa utama berakhir lebih rendah pada sesi sebelumnya.
Baca Juga
Menanti Rilis Data Ekonomi Regional, Pasar Asia Ditutup Bervariasi
Sementara itu, Tiongkok mempertahankan suku bunga pinjaman acuan.
Suku bunga utama pinjaman satu tahun Bank Rakyat Tiongkok – yang merupakan patokan bagi sebagian besar pinjaman rumah tangga dan korporasi di Tiongkok – berada pada angka 3,45%. Suku bunga pinjaman acuan lima tahun – patokan untuk sebagian besar hipotek – mencapai 4,2%.
Saham Hong Kong memimpin penurunan di Asia-Pasifik pada hari Jumat, begitu juga dengan saham Alibaba anjlok setelah raksasa e-commerce Tiongkok tersebut mengatakan tidak akan melanjutkan spin-off penuh dari grup cloud-nya.
Indeks Hang Seng Hong Kong dibuka 0,8% lebih tinggi, sedangkan CSI 300 Tiongkok turun 0,3%.
Pasar Jepang kesulitan untuk melanjutkan kenaikan pada hari Jumat, dengan Nikkei 225 turun 0,11%. Pada perdagangan Senin, indeks Nikkei 225 sempat menyentuh level tertinggi dalam 33 tahun. Tapi, tak lama kemudian indeks turun lagi.
Indeks Topix Jepang turun 0,34%. Investor akan mengamati angka inflasi bulan Oktober Jepang pada hari Jumat.
Kospi Korea Selatan naik sekitar 0,5%, sedangkan saham berkapitalisasi kecil Kosdaq mengalami kenaikan lebih besar yaitu 1,3%.
Di Australia, S&P/ASX 200 berada di dekat garis datar.
Pada hari Jumat, S&P 500 berakhir lebih tinggi dan meraih keuntungan minggu ketiga berturut-turut di tengah reli yang cukup panjang di bulan November.
Indeks yang lebih luas bertambah 0,13%. Dow Jones Industrial Average mengakhiri hari lebih tinggi sebesar 0,01%, sedangkan Nasdaq Composite naik 0,08%.
Indeks utama AS mencatat minggu positif ketiga berturut-turut. S&P 500 bertambah 2,2%, sedangkan Nasdaq melonjak sekitar 2,4%. Dow menutup minggu ini dengan kenaikan 1,9%.
Baca Juga

