Imbas Serangan di Iran, Wamen HAM Tak Bisa Pulang dari Qatar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id -- Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Mugiyanto mengaku masih terjebak di Doha, Qatar. Ia berada di Doha untuk menghadiri Sidang Dewan HAM Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Swiss. Hal tersebut disampaikan Mugiyanto dalam keterangan videonya, Selasa (3/3/2026).
"Ini adalah hari ketiga. Kami terdampar di Doha, di Qatar, dalam perjalanan kami yang seharusnya adalah menghadiri Sidang Dewan HAM PBB di Jenewa," kata Mugiyanto.
Ia mengungkapkan, sampai hari ketiga, situasinya masih belum kondusif. Pemerintah Qatar juga masih belum membuka ruang udaranya.
Baca Juga
Dubai Diguncang Serangan Balasan Iran, Rio Ferdinand Ceritakan Momen Mencekam
"Masih belum ada kepastian kapan konflik ini akan berakhir, kapan ruang udara di Qatar dan di negara-negara sekitar ini akan dibuka," ujarnya.
Tidak hanya dirinya, sebanyak 100 orang juga masih terdampar di Bandara Internasional Hamad di Qatar. Selain di Qatar, ratusan warga negara Indonesia juga terdampar di Uni Emirat Arab, Kuwait, Arab Saudi, dan Bahrain.
Mugiyanto berharap wilayah udara di Qatar bisa kembali pulih. Dirinya juga berharap konflik di Timur Tengah bisa segera berakhir.
"Kami berharap, ya, kita semua yang berada di wilayah terdampak konflik militer ini tetap tenang. Dan eh kita percayakan saja eh situasi ini segera membaik. Dan eh kita mengikuti saja apa yang menjadi kebijakan-kebijakan dan juga arahan dari bapak-bapak duta besar dan juga otoritas setempat," ungkapnya.

