Pasar Asia Ikuti Kebangkitan Wall Street, Kospi Korea Selatan Tembus 5.000
Poin Penting
|
SEOUL, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik menguat pada Kamis (22/1/2026), mengikuti kenaikan Wall Street setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melunakkan ancamannya untuk memberlakukan tarif terhadap negara-negara Eropa terkait Greenland.
Baca Juga
Wall Street Melonjak Usai Trump Redam Isu Terkait Greenland, Dow Terbang Hampir 600 Poin
Dikutip dari CNBC, indeks Kospi Korea Selatan memimpin penguatan di kawasan dan menembus level 5.000, naik lebih dari 2%, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq bertambah 1,29%.
Trump juga mengatakan di World Economic Forum di Davos bahwa ia tidak akan menggunakan kekuatan untuk mengakuisisi pulau Arktik tersebut, menenangkan kekhawatiran pasar atas kemungkinan aksi militer AS. Ia menambahkan bahwa dirinya telah “membentuk kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland” bersama Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte.
Baca Juga
Trump di Davos: AS Tak Akan Gunakan Kekuatan untuk Ambil Greenland, Dahulukan Negosiasi
Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,22%, sementara indeks Topix yang lebih luas menguat 1,03%. Jepang merilis data perdagangan Desember hari ini, dengan pertumbuhan ekspor sebesar 5,1% yang meleset dari perkiraan analis yang disurvei Reuters.
Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,78% pada awal perdagangan, setelah turun sekitar 0,4% pada sesi sebelumnya.
