Jamaah Masjid AT Thohir Los Angeles Bagikan Bingkisan Ramadan ke Warga
LOS ANGELES, Investortrust.id - Relawan yang sebagian besar adalah anak dan remaja diaspora Indonesia jamaah Masjid At Thohir di Los Angeles, California, Amerika Serikat membagikan sejumlah kantong berisi produk Indonesia untuk dibagikan kepada warga di sekitar masjid At Thohir.
Disampaikan Mariska, salah seorang relawan dan jamaah Masjid At Thohir, Los Angeles, di dalam tiap kantong berisi sejumlah bingkisan seperti kurma dan kacang pinto, serta cokelat. Setiap rumah akan mendapatkan satu bingkisan hasil sumbangan dari para jemaah masjid komunitas Indonesia yang terletak di kawasan K-Town atau Korea Town, konsentrasi bisnis warga keturunan Korea di Los Angeles. Sejak diresmikan Tahun 2022 masjid at Thohir aktif melakukan kegiatan, termasukacara tahunan pembagian bingkisan untuk tetangga.
Menurut Adji Sudarmaji, Presiden Indonesia Muslim Foundation di Masjid At Thohir, kegiatan berbagi di bulan Ramadan ini sebagai upaya menjalin silaturahmi dengan warga di sekitar masjid yang kerap harus terganggu aktivitasnya saat jamaah menggelar kegiatan.
“Bagaimanpun kehadiran masjid kita ini kan mengganggu mereka. Parkir jadi lebih sulit. Dan kita tidak ingin ada hal-hal yang membuat mereka tidak menyukai kita,” ujar Adji dikutip dari VOA, Senin (17/3/2025).
Baca Juga
Boy Thohir: Presiden Minta Pengusaha Gotong Royong Bangun Negara
Adji menceritakan,sebuah masjid yang berjarak tak jauh dari Masjid At Thohir harus menerima petisi dari warga sekitarnya karena dianggap telah mengganggu kenyamanan, akibat keramaian yang muncul saat jamaah masjid tersebut menggelar kegiatan. “Nah kalau itu terjadi dengan masjid kita yang enggak punya parkiran, itu kan sangat fatal untuk kegiatan-kegiatan (yang digelar),” kata Adji.
Adji juga menyampaikan pihaknya menyertakan sebuah surat di dalam bingkisan tersebut, bahwa pembagian bingkisan bukanlah bagian dari gerakan dakwah atau menyebarkan agama. Prinsipnya, lanjut Adji, surat dalam bingkisan itu menyampaikan perkenalan para jamaah dan sekaligus ungkapan rasa terima kasih kepada warga sekitar.
Saat pembagian bingkisan, para anak dan remaja masjid ini dibagi ke dalam beberapa kelompok agar pembagian lebih efektif. Para remaja ini ditemani beberapa relawan dewasa dan guru kelas pengajian mingguan saat membagikan bingkisan.
Dalam kesempatan yang sama, Rizky Rahmanurmaniah, seorang relawan dan guru kelas anak di Masjid At Thohir menyampaikan rasa syukurnya bahwa remaja muslim jamaah masjid sangat aktif menggelar kegiatan. “Kita bilang kepada anak-anak bahwa mereka sebenarnya adalah ambassador, mereka adalah muslim-muslim yang tampil untuk komunitas terutama di Los Angeles. Dan juga supaya anak-anak ini tetap bangga sebagai menjadi orang muslim,” ujar Rizky.
Di bulan Ramadan ini, kegiatan pengajian aktif digelar dengan menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, untuk mengakomodirjamaah yang terdiri atas berbagai bangsa.
Pada kesempatan peresmian Masjid At Thoir pada 26 Maret 2022 lalu, Garibaldi Thohir yang kerap disapa Boy Thohir menceritakan bahwa pendirian masjid merupakan bentuk janji dirinya dan sang adik Erick Thohir, untuk menyediakan fasiltias ibadah bagi para umat muslim di Los Angeles.
“Dulu sewaktu ayah saya masih hidup di tahun 2015-2016, ia sering singgah ke sini dan kerap mengeluh saat ingin shalat Jumat, karena tidak tersedianya masjid di lingkungan sekitar sini. Saya dan Erick memang berjanji untuk merealisasikan pembangunan masjid,” kata Boy usai peresmian kala itu.
Tak disangka, pembangunan masjid At Thohir juga telah lama ditunggu oleh para warga muslim di sekitarnya yang membutuhkan tempat untuk beribadah bersama, dan tempat berkumpul sesama muslim.
Sementara itu Rosan Perkasa Roeslani yang saat itu menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat menyampaikan, dengan kehadiran Masjid At Thohir, maka telah berdiri enam masjid yang dimiliki dan dikelola oleh masyarakat muslim asal Indonesia di Amerika Serikat.
Bahkan Masjid At Thohir mendapatkan penghargaan dari Walikota Los Angeles karena tingginya toleransi terhadap warga sekitar, serta damainya setiap aktivitas yang dijalankan oleh para jamaah masjid.

