Tunggu Sinyal The Fed, Yield Obligasi AS Turun
NEW YORK, Investortrust.id – Imbal hasil Treasury 10-tahun cenderung menurun, makin menjauh dari level 5%.
Baca Juga
Imbal Hasil Treasury 10-tahun Naik Lagi Dekati 5%, FFR Diperkirakan Tidak Berubah
Pada Rabu waktu setempat atau Kamis (9/11/2023) WIB, imbal hasil Treasury 10-tahun melanjutkan penurunan karena investor mempertimbangkan arah kebijakan moneter ke depan.
Pasar menunggu komentar dari pejabat Federal Reserve.
Treasury 10-tahun merosot lebih dari 6 basis poin menjadi 4,505%. Imbal hasil Treasury 2 tahun bertambah 2 basis poin menjadi 4,938%.
Investor mempertimbangkan prospek suku bunga dan perekonomian, termasuk apakah Federal Reserve masih mampu mencapai soft landing.
Resesi yang disebabkan oleh kenaikan suku bunga telah menjadi kekhawatiran utama di kalangan investor sejak The Fed memulai siklus kenaikan suku bunga pada awal tahun 2022.
Namun sejauh ini, perekonomian tampak tangguh, dengan bank sentral meningkatkan penilaiannya terhadap pertumbuhan ekonomi.
Meskipun demikian, para investor berharap The Fed akan segera menaikkan suku bunganya, terutama karena data ketenagakerjaan baru-baru ini mengindikasikan melemahnya pasar tenaga kerja.
Gubernur Fed Jerome Powell pekan lalu mengindikasikan bahwa opsi kenaikan suku bunga masih ada dan penurunan suku bunga belum dibahas oleh bank sentral.
Baca Juga

