Yield Obligasi AS Turun, Pasar Tunggu Rilis Data Ekonomi
Poin Penting
|
NEW YORK, investortruat.id - Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat turun tipis pada Selasa (10/2/2026). Investor menunggu rilis data penjualan ritel Desember di tengah padatnya agenda data ekonomi pekan ini.
Dikutip dari CNBC, imbal hasil obligasi acuan tenor 10 tahun turun lebih dari 1 basis poin ke level 4,184%, demikian pula imbal hasil obligasi tenor 30 tahun yang turun ke 4,836%. Sementara itu, imbal hasil obligasi tenor 2 tahun juga melemah kurang dari 1 basis poin ke 3,475%.
Data penjualan ritel Desember yang akan dirilis pada Selasa diperkirakan naik 0,4% secara bulanan, menurut jajak pendapat ekonom Reuters, dibandingkan kenaikan 0,6% pada November.
Pasar juga menantikan sejumlah data yang tertunda akibat penutupan sebagian pemerintah AS. Salah satu rilis utama adalah laporan ketenagakerjaan nonfarm payrolls Januari, yang kini dijadwalkan rilis pada Rabu setelah sebelumnya ditunda dari Jumat lalu.
Perhatian investor juga akan tertuju pada data inflasi konsumen Januari yang akan dirilis pada Jumat. Proyeksi menunjukkan inflasi tahunan sedikit mendingin ke level 2,5%, berdasarkan survei yang sama.
Selain itu, data klaim awal tunjangan pengangguran mingguan juga akan dirilis pada Kamis.
Pasar juga terus memantau perkembangan di China setelah Bloomberg News melaporkan bahwa otoritas telah mendorong perbankan untuk mengurangi eksposur terhadap obligasi pemerintah AS, menyusul kekhawatiran atas risiko konsentrasi dan volatilitas.

