PM China Tawarkan 5 Proposal untuk Atasi Kurangnya Kepercayaan dalam Ekonomi Global
JAKARTA, investortrust.id - Perdana Menteri China, Li Qiang, menawarkan lima proposal untuk mengatasi defisit kepercayaan dalam makroekonomi global. Hal ini sejalan dengan tema yang diangkat pada World Economic Forum (WEF) 2024, yakni ‘Rebuilding Trust.’
Adapun kelima proposal yang ditawarkan oleh Li Qiang tersebut meliputi koordinasi internasional yang lebih baik dalam kebijakan makroekonomi, lebih banyak spesialisasi industri antarnegara untuk menstabilkan rantai pasokan, juga pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi internasional yang lebih terbuka.
Selain itu, ia juga menekankan soal meningkatkan kolaborasi internasional dalam pembangunan ramah lingkungan dan mengatasi perubahan iklim, serta yang terakhir kerja sama antara Utara-Selatan yang lebih baik.
Baca Juga
Li Qiang menyebut, China memiliki komitmen besar untuk lebih membuka perekonomiannya. Sebab, mereka ingin berbagi peluang pasar dengan dunia dan memastikan lingkungan yang ramah bisnis untuk kerja sama internasional.
“Kami menerima investasi dari dunia usaha di semua negara dengan tangan terbuka dan akan terus bekerja tanpa kenal lelah untuk menumbuhkan lingkungan bisnis yang berorientasi pasar, berbasis hukum, dan berkelas dunia yang akan terus kami kembangkan,” kata Li Qiang, dikutip dari laman weforum.org, Selasa (16/1/2024).
Mengenai kinerja perekonomian China sendiri, Li Qiang mengatakan kontribusi negaranya terhadap pertumbuhan global tetap stabil di kisaran 30%, dan sumber daya manusia mereka di bidang sains dan teknologi tetap menjadi yang terbesar di dunia.
Baca Juga
WEF Sebut Krisis Iklim Akan Berdampak Besar bagi Negara di Afrika dan Asia Selatan
“Melihat gambaran yang lebih luas, kami sekarang memajukan modernisasi China di semua lini melalui pembangunan berkualitas tinggi. Mewujudkan modernisasi kepada lebih dari 1,4 miliar orang akan menjadi pencapaian luar biasa dalam sejarah umat manusia,” ujar dia.
Lebih lanjut Li Qiang menerangkan, hal ini diharapkan akan memberikan dorongan berkelanjutan bagi pembangunan China dan dunia yang lebih luas ke depannya.
Baca Juga

