Saham Properti Tiongkok Melonjak, Evergrande Melesat Hampir 70%
JAKARTA, Investortrust.id - Saham pengembang properti Tiongkok melonjak pada perdagangan Rabu (6/9/2023), dipimpin Evergrande yang naik 70%.
Saham Evergrande baru diperdagangkan lagi pekan lalu setelah sempat disuspensi selama sekitar 17 bulan. Perusahaan properti terkemuka di China itu terlilit utang dan gagal bayar.
.
Baca Juga
Raksasa Properti Evergrande Ajukan Pailit, Pasar Saham Asia Terpuruk
Mengutip CNBC internasional, saham Evergrande sempat naik 82% pada perdagangan Rabu dan menjadi motor penggerak Indeks Hang Seng. Namun, setelah mencapai puncak, harganya kemudian menurun.
Sektor real estat merupakan sektor yang memperoleh keuntungan tertinggi (top gainer) pada HSI, namun indeks secara keseluruhan masih berada di wilayah negatif, terseret oleh saham-saham sektor kesehatan dan industri.
Saham lain seperti Country Garden Holdings dan Logan Group juga melonjak, masing-masing naik sebesar 26% dan 28%, sedangkan Indeks Properti Daratan Hang Seng naik sekitar 4%.
Baca Juga
Tak Sesuai Ekspektasi, Bank Sentral China Hanya Pangkas Suku Bunga 1 Tahun
Sentimen positif sektor properti terjadi setelah Country Garden dilaporkan berhasil membayar pembayaran kupon obligasi sebesar $22,5 juta pada hari Selasa, sehingga mempersempit kemungkinan gagal bayar.
Pembayaran obligasi awalnya jatuh tempo pada bulan Agustus, namun Country Garden menyerahkan pembayaran beberapa jam sebelum masa tenggang 30 hari berakhir.
Sektor properti Tiongkok telah melemah sejak Evergrande gagal bayar pada tahun 2021. Pekan lalu, saham tersebut kembali diperdagangkan dan ditutup melemah hampir 80%. Saham Evergrande ditutup pada 35 sen Hong Kong pada hari Selasa.
Baca Juga

