Imbal Hasil Treasury AS Melonjak setelah Rilis Data Ketenagakerjaan
NEW YORK, investortrust.id - Imbal hasil Treasury 10-tahun melonjak pada hari Jumat (7/06/2024). Investor menilai angka nonfarm payrolls yang kuat pada bulan Mei yang memicu kekhawatiran bahwa Federal Reserve mungkin tidak menurunkan suku bunga secepat yang diharapkan.
Baca Juga
Mengutip CNBC, imbal hasil Treasury 10-tahun metonjak hampir 15 basis poin menjadi 4,43%. Imbal hasil Treasury 2 tahun melejit sekitar 17 basis poin menjadi 4,885.
Nonfarm payrolls naik 272.000 di bulan Mei, meningkat dari 175.000 di bulan April. Angka tersebut juga melampaui perkiraan konsensus Dow Jones sebesar 190.000. Namun, tingkat pengangguran meningkat hingga 4% untuk pertama kalinya sejak Januari 2022.
Data tersebut muncul setelah laporan penggajian swasta ADP menunjukkan bahwa perusahaan menambah 152.000 pekerjaan pada bulan Mei, di bawah perkiraan 175.000.
Banyak investor berharap bahwa data pada hari Jumat akan menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja dan perekonomian sedang melambat, sehingga meyakinkan The Fed untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter dan penurunan suku bunga.
The Fed akan mengadakan pertemuan minggu depan, namun secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada saat itu dan juga pada pertemuan bulan Juli. FedWatch Tool dari CME Group menunjukkan bahwa para pedagang memperkirakan peluang 68% untuk penurunan suku bunga pada bulan September.
Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis memutuskan untuk memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak tahun 2019, bahkan ketika tekanan inflasi masih berlanjut. Masih ada pertanyaan apakah akan ada pemotongan tambahan tahun ini, dan jika ya, berapa banyak.
Baca Juga
Klaim Pengangguran AS Capai 231.000, Tertinggi sejak Agustus 2023

