Pasar Asia Bervariasi, CSI 300 Tiongkok Dekati Titik Terendah dalam 5 Tahun
JAKARTA, Investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik bervariasi pada hari Senin (4/12/2023).
Baca Juga
Investor menunggu serangkaian data ekonomi penting pada hari Selasa dan pengumuman inflasi akhir pekan ini.
Pengumuman inflasi di Tokyo akan dirilis pada hari Selasa, yang secara luas dipandang sebagai indikator utama tren nasional. Angka inflasi Korea Selatan juga akan keluar pada hari yang sama.
Reserve Bank of Australia akan mengadakan pertemuan terakhirnya untuk tahun ini besok, dan para ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan bank tersebut akan mempertahankan suku bunga pada 4,35%.
Mengutip CNBC, indeks Hang Seng Hong Kong turun 1% pada jam terakhir perdagangannya setelah memperoleh kenaikan sebelumnya, sementara indeks CSI 300 Tiongkok daratan tergelincir 0,65% dan mencapai level terendah sejak Februari 2019.
Di Australia, S&P/ASX 200 naik 0,73% dan ditutup pada 7.124,7, memimpin kenaikan di antara indeks acuan utama di Asia-Pasifik dan mencapai level tertinggi sejak 20 September.
Kospi Korea Selatan naik 0,4% menjadi berakhir pada 2,514.95, sedangkan saham berkapitalisasi kecil Kosdaq memangkas kenaikan sebelumnya menjadi naik 0,15%, berakhir pada 828,52.
Di Jepang, Nikkei 225 tergelincir 0,6% menjadi 33,321.27, sedangkan Topix turun 0,83% menjadi ditutup pada 2,362.65.
Pada hari Jumat di AS, S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average mencapai level tertinggi baru untuk tahun 2023, masing-masing naik 0,59% dan 0,82%.
Nasdaq Composite yang sarat teknologi menguat 0,55%.
Hal ini terjadi meskipun Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell menolak ekspektasi pasar mengenai penurunan suku bunga, dengan mengatakan penurunan bunga “prematur”, suku bunga Fed masih bisa naik.
Baca Juga

