Nikkei Melemah, Indeks CSI 300 China Naik Setelah PBOC Pertahankan Suku Bunga
TOKYO, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik bergerak bervariasi. Bank sentral China mempertahankan suku bunga, di tengah tekanan terhadap yuan akibat ketegangan dagang antara Beijing dan Washington.
Baca Juga
Dibayangi Sentimen Perang Dagang, Pasar Asia-Pasifik Bergerak ‘Mixed’
Dikutip dari CNBC, indeks CSI 300 China daratan naik 0,35% pada jam terakhir perdagangannya. Bank Rakyat China mempertahankan suku bunga pinjaman utama untuk tenor 1 tahun di level 3,10% dan untuk tenor 5 tahun di level 3,60%, sesuai dengan ekspektasi para ekonom yang disurvei oleh Reuters.
Indeks acuan India, Nifty 50, naik 1,37% sementara indeks BSE Sensex yang lebih luas bertambah 1,31%.
Indeks acuan Jepang, Nikkei 225, mengakhiri hari dengan penurunan 1,30% di level 34.279,92, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 1,18% menjadi 2.528,93.
Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,2% dalam perdagangan yang fluktuatif dan ditutup di 2.488,42, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq turun 0,32% menjadi 715,45.
Pasar Australia dan Hong Kong tutup karena libur Paskah.
Investor masih mencermati kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump yang terus mengguncang pasar global.
Pekan lalu, Trump menyerukan agar Federal Reserve AS memangkas suku bunga dan menyinggung soal pemberhentian Ketua The Fed Jerome Powell. Pernyataan Trump itu muncul setelah Powell memperingatkan bahwa ketegangan dagang yang terus berlangsung bisa menghambat tujuan bank sentral dalam mengendalikan inflasi dan mendorong pertumbuhan.
Baca Juga
Trump Kembali Desak The Fed Pangkas Suku Bunga, Isyaratkan ‘Pemecatan’ Powell
Futures AS turun setelah ketiga indeks acuan utama mencatat penurunan mingguan ketiganya dalam empat pekan perdagangan terakhir.
Indeks S&P 500 yang mencerminkan pasar secara luas mengakhiri sesi Kamis dengan kenaikan, namun tetap membukukan penurunan 1,5% selama pekan pendek karena libur.
Baca Juga
Wall Street Masih Bergejolak, Dow Jones Anjlok Lebih dari 500 poin
Sementara itu, Dow Jones Industrial Average dan Nasdaq Composite mencatat sesi penurunan ketiga berturut-turut, masing-masing turun lebih dari 2% dalam pekan perdagangan yang berlangsung selama empat hari.

