Indeks Nikkei 225 Diproyeksi Melemah Jelang Keputusan Suku Bunga BOJ
JAKARTA, investortrust.id - Pasar saham Asia-Pasifik sedang menanti keputusan Bank Of Japan (BoJ) soal suku bunga acuan Jumat (28/7) ini. Banyak pemerhati memperkirakan, bank sentral Jepang akan mempertahankan suku bunga kebijakan acuannya pada angka -0,1%. Demikian pantauan CNBC International.
Meski bunga acuan dipertakankan pada level itu, para investor cenderung memantau setiap indikasi perubahan kebijakan. Menyusul sikap pasar yang cenderung hat-hati itu, indeks Nikkei 225 diperkirakan akan dibuka lebih rendah.
Sementara itu kontrak berjangka di Chicago diperkirakan berada pada posisi 32.600, kontrak berjangka Osaka pada level 32.570. Posisi ini lebih rendah dibanding penutupan pada hari sebelumnya pada posisi 32.891,16.
Di Australia, kontrak berjangka untuk S&P/ASX 200 diprediksi berada pada posisi 7.367, lebih rendah dibandingkan penutupan terakhir indeks tersebut di 7.455,9, menjelang angka indeks harga produsen untuk kuartal kedua.
Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng di Hong Kong juga menunjukkan tren akan dibuka lebih rendah pada posisi 19.347 dibandingkan dengan penutupan terakhir HSI pada posisi 19.639,11.
Tren penurunan ini juga merupakan imbas pelemahan pasar Amerika Serikat. Tiga indeks utama Wall Streen mengalami penurunan, dengan Dow Jones Industrial Average turun 0,67%.
Jika Dow mencatatkan kenaikan dalam 14 sesi berturut-turut, indeks tersebut akan menyamai rekor kemenangan tertingginya yang berasal dari tahun 1897. Sebaliknya Nasdaq Composite turun 0,55%, dan S&P 500 turun 0,64%.

